Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi Aman Terkendali

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Digital 51, RW 14, Perumahan Bumi Sani, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan.

“Pelaksanaan pemungutan suara Pilkades hari ini berdasarkan laporan dan pantauan langsung kondisinya berjalan aman dan terkendali. Antusiasme masyarakat juga terlihat cukup tinggi,” katanya saat meninjau TPS 51.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi pemungutan suara sekaligus memastikan proses Pilkades berjalan tertib dan lancar.

Berdasarkan kondisi di lapangan, tidak ditemukan gangguan berarti selama proses pemungutan suara berlangsung.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh proses berjalan tertib, masyarakat dapat memberikan hak pilihnya dengan nyaman, dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Tingginya partisipasi warga terlihat dari aktivitas masyarakat yang datang ke lokasi TPS.

Kondisi tersebut tetap dapat dikelola karena penataan lokasi TPS mendukung kelancaran arus pemilih.

Pada salah satu lokasi yang ditinjau, terdapat sembilan TPS yang berada dalam satu area lapangan.

Penempatan beberapa TPS dalam satu kawasan tersebut turut membantu mengatur antrean dan memperlancar alur pemungutan suara.

“Dengan penataan TPS yang baik, masyarakat bisa datang, memberikan hak pilihnya, kemudian prosesnya berjalan dengan tertib,” jelas Asep.

Dia menegaskan, seluruh pihak diimbau menjaga situasi tetap kondusif hingga seluruh rangkaian Pilkades selesai, termasuk pada tahapan penghitungan suara.

“Kita berharap kondisi yang aman dan tertib ini terus terjaga sampai seluruh tahapan selesai, termasuk proses penghitungan suara,” ungkapnya.

Dia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang dinilai menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam pelaksanaan Pilkades.

Namun, antusiasme tersebut tetap perlu diimbangi dengan ketertiban agar tidak menimbulkan kerumunan yang dapat mengganggu proses penghitungan.

Baca Juga:  Pemkot Bekasi Dorong LPM Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat

“Antusiasme masyarakat ini tentu kita apresiasi, tetapi tetap harus menjaga ketertiban supaya seluruh tahapan bisa berjalan dengan baik,” ujar Asep.

Sementara itu, Camat Tambun Selatan Sopyan Hadi menambahkan, pengelompokan pemilih dalam TPS dengan jumlah sekitar 500 orang dapat membantu mempercepat proses rekapitulasi di tingkat desa.

“Yang digital sudah pasti dia duluan. Yang biasa juga saya pikir cepat, karena cuma 500, tinggal nanti dihitung di desa masing-masing,” ujarnya.

Dia membandingkan kondisi tersebut dengan sistem pemungutan suara sebelumnya yang menggunakan konsep satu panggung dengan jumlah pemilih sangat besar.

Menurutnya, sistem pengelompokan TPS membuat proses penghitungan lebih mudah dikelola.

“Kalau satu panggung itu ribet. Contohnya Desa Setia Mekar, pemilihnya bisa sekitar 41.000. Sekarang sudah lebih nyaman, karena dikelompokkan per 500, tinggal dihitung di desa masing – masing,” tuturnya.

Sopyan juga meminta seluruh calon kepala desa dan pendukungnya menahan diri, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa.

Dia berharap tidak terjadi gesekan setelah pemungutan suara selesai. “Mudah – mudahan masing-masing paslon juga menahan diri. Siapa pun yang mendapatkan rezekinya, nanti kita lihat hasilnya.” I

 

 

Kirim Komentar