Poltekpel Sorong dan Pemprov Papua Barat Daya Tingkatkan Kompetensi Putra – Putri Papua

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya melalui Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong menyelenggarakan Diklat Keterampilan Pelaut bagi 70 Putra – Putri Daerah Asli Papua (OAP) yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat Daya.

Kegiatan secara resmi ditutup oleh Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Viktor Fransiskus Solossa pada Jumat (19/6/2026).

Dalam sambutannya, dia menjelaskan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung sektor maritim yang menjadi potensi unggulan Papua Barat Daya.

Melalui program diklat ini, lanjutnya, Pemprov Papua Barat Daya berupaya mempersiapkan putra – putri Asli Papua agar memiliki kompetensi, keterampilan dan sertifikasi yang dibutuhkan dunia kerja.

“Kami berharap para peserta dapat menjadi pelaut yang profesional, berdaya saing dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Viktor menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti diklat dengan baik dan menunjukkan semangat, serta kedisiplinan selama proses pelatihan berlangsung.

“Kompetensi yang telah diperoleh selama diklat hendaknya menjadi modal untuk memasuki dunia kerja, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sektor maritim di Papua Barat Daya,” jelasnya.

Menurut Viktor, pemerintah provinsi akan terus mendukung program – program peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia maritim ini dilaksanakan untuk membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda Papua di sektor pelayaran dan industri maritime,” tuturnya.

Diklat yang dilaksanakan meliputi Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire Fighting (AFF).

Baca Juga:  BOARDICLE JADI PELOPOR KURSUS BAHASA ONLINE

Ketiga diklat tersebut merupakan kompetensi dasar dan lanjutan yang wajib dimiliki pelaut sesuai standar keselamatan dan keamanan pelayaran.

Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, seluruh peserta tinggal di Asrama Politeknik Pelayaran Sorong untuk mendukung proses pembelajaran, pembinaan karakter dan kedisiplinan.

Senada dengan hal tersebut di atas, Direktur Poltekpel Sorong Capt. Dodik Widarbowo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemprov Papua Barat Daya melalui Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya dalam pelaksanaan program tersebut.

“Saya harap dari pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tapi juga keterampilan praktis terkait keselamatan, keamanan dan penanggulangan kebakaran di atas kapal yang menjadi bekal penting dalam dunia pelayaran,” katanya.

Melalui kerja sama antara Pemprov Papua Barat Daya, Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya dan Politeknik Pelayaran Sorong, program Diklat Keterampilan Pelaut ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam mencetak SDM maritim yang unggul, profesional, serta siap mendukung kemajuan sektor transportasi laut Indonesia. I

 

Kirim Komentar