PT Meratus dan Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan Dukung Pemulihan NTT

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) berkoordinasi dengan PT Meratus dalam mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ditjen Hubla melakukan koordinasi penyaluran bantuan melalui pelabuhan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut di wilayah terdampak.

Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui tiga pelabuhan tujuan, yakni Labuan Bajo, Maumere dan Ende, untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan, dukungan transportasi laut menjadi penting untuk mempercepat distribusi bantuan, khususnya di wilayah kepulauan, seperti NTT.

“Melalui koordinasi dengan PT Meratus dan UPT kami di daerah, kami ingin memastikan bantuan yang dikirim melalui jalur laut dapat diterima dan diteruskan kepada masyarakat terdampak secara lancar, aman dan tepat sasaran,” ujarnya.

Pada tahap pertama, sebanyak empat peti kemas berukuran 20 kaki dengan total bantuan kurang lebih 150 ton, yang sebagian besar berupa air mineral dan kebutuhan pokok, disalurkan menggunakan layanan logistik terintegrasi PT Meratus.

Sebanyak dua peti kemas tujuan Labuan Bajo diangkut menggunakan Kapal Red Resource dan telah tiba pada 23 Agustus 2026.

Satu peti kemas lainnya dikirim menuju Maumere menggunakan kapal yang sama, sedangkan satu peti kemas menuju Ende diangkut menggunakan Kapal Meratus Pariaman dan dijadwalkan tiba pada 26 Agustus 2026.

Bantuan melalui Labuan Bajo juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah Manggarai dan Reo.

Dirjen Masyhud mengapresiasi dukungan PT Meratus yang mengoptimalkan jaringan pelayaran dan layanan logistiknya untuk membantu penanganan pascabencana di NTT.

“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat dibutuhkan dalam situasi bencana. Kami mengapresiasi PT Meratus yang telah mengoptimalkan jaringan logistiknya untuk membantu mempercepat distribusi bantuan,” ungkapnya.

Baca Juga:  BENDUNGAN MANIKIN DITARGETKAN RAMPUNG AWAL 2024

PT Meratus juga membuka layanan pengiriman bantuan secara gratis bagi para donatur hingga situasi berangsur pulih.

Selain bantuan tahap pertama, sekitar 200 ton bantuan dari Meratus Foundation disiapkan untuk dikirim secara bertahap.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan terus berkoordinasi dengan UPT di daerah, operator pelayaran, pengelola pelabuhan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait untuk mendukung kelancaran pengiriman hingga distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

“Sinergi ini akan terus kami perkuat agar bantuan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan mendukung percepatan pemulihan NTT,” tutur Masyhud. I

Kirim Komentar