Serap Aspirasi Peserta DPM dengan Poltekpel Surabaya Gelar Forum Konsultasi Publik

Sebagai komitmen nyata untuk terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat.

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, selenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Kabupaten Sumenep, Madura pada Selasa. (7/7/2026).

Forum ini merupakan umpan balik dari penyelenggaraan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) bidang kemaritiman Angkatan ke-4 oleh Poltekpel Surabaya, yang dilaksanakan dari 29 Juni hingga 7 Juli 2026.

Diklat ini menyasar masyarakat umum dan siswa – siswi SMA sederajat di wilayah Sumenep, melalui tiga jenis diklat, yaitu Basic Safety Training (BST), Advance Fire Fighting (AFF), serta Safety Awareness Training (SAT).

Pada sambutannya saat menutup DPM, Wakil Direktur III Poltekpel Surabaya Capt. Anugrah Nur Prasetyo menekankan, pentingnya sertifikasi keselamatan dan keterampilan pelayaran bagi masyarakat pesisir guna membuka peluang kerja yang lebih luas dan legal di dunia maritim.

“Melalui sertifikasi keselamatan dan keterampilan pelayaran, yaitu BST, AFF dan SAT, kita tidak hanya membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, tetapi juga membuka pintu menuju lapangan pekerjaan yang lebih luas, berkelanjutan dan berdaya saing di dunia maritime,” ungkapnya.

Setelah menutup rangkaian DPM, dia membuka Forum Konsultasi Publik (FKP), sebagai wadah dialog dua arah antara penyelenggara diklat dan masyarakat.

Poltekpel Surabaya membuka ruang seluas – luasnya bagi para peserta DPM, baik dari kalangan masyarakat umum maupun pelajar SMA sederajat, untuk memberikan evaluasi, kritik dan saran terhadap kualitas pelayanan diklat yang telah mereka terima.

“Melalui FKP ini, kami ingin mendengar langsung suara dari masyarakat dan para pelajar di Sumenep. Poltekpel Surabaya sengaja membuka ruang evaluasi dan kritik seluas – luasnya,” jelasnya.

Baca Juga:  KEMENPAREKRAF PERKUAT PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PELAKU PAREKRAF DI DESA WISATA

Menurut Capt. Anugrah, masukan jujur dari para peserta DPM sangat berharga untuk mengukur sejauh mana pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan masyarakat.

Dari hasil Forum ini, didapatkan bahwa para peserta puas terhadap pelaksanaan DPM Angkatan 4.

Selain karena seluruh fasilitas dan akomodasi diberikan secara gratis, materi yang aplikatif, serta profesionalisme instruktur dari Poltekpel Surabaya dinilai sangat membantu pemahaman mereka mengenai keselamatan dan teknis pelayaran dasar.

“Kami sangat bersyukur dan merasa puas dengan program ini. Sebagai pelajar, diklat ini memberikan pandangan baru dan sertifikat resmi yang sangat berguna untuk masa depan kami di dunia kerja,” tutur salah satu perwakilan siswa SMA peserta diklat.

Kegiatan yang menyasar masyarakat umum dan siswa – siswi SMA sederajat di wilayah Sumenep dan sekitarnya ini dihadiri oleh jajaran penting.

Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor KSOP Kalianget Sumenep, Wakil Direktur III Poltekpel Surabaya yang hadir mewakili Direktur Poltekpel Surabaya, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Sumenep, dan para guru dan perwakilan sekolah dari wilayah setempat.

Malui sinergi antara Poltekpel Surabaya, KSOP Kalianget dan Pemerintah Kabupaten Sumenep diharapkan alumni DPM Angkatan 4 ini mampu menjadi motor penggerak keselamatan bertransportasi dan mampu meningkatkan taraf perekonomian keluarga melalui sektor maritim yang legal, serta aman. I

Kirim Komentar