Upaya Jadikan Padang sebagai Kota Gastronomi

Kota Padang tengah menyusun langkah agar nantinya dapat menjadi City of Gastronomy UNESCO atau kota gastronomi. Salah satunya dengan menyusun addendum berita acara uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I).

Penyusunan addendum tersebut disampaikan kepada Wali Kota Padang Fadly Amran dalam pertemuan yang dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota, belum lama ini.

Langkah tersebut semakin mempertegas sekaligus memperkuat posisi Padang menuju kota gastronomi.

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa pengakuan sebagai kota kreatif tidak hanya soal status, tetapi tentang kerja kolaboratif yang berkelanjutan.

“Ini bukan hanya bicara rekognisi Kota Padang sebagai Kota Kreatif, tetapi bagaimana kerja – kerja kolaborasi itu benar – benar terjadi. Intinya adalah misi bersama, menjadi perekat semua pihak untuk sampai pada tujuan,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya memperkuat identitas gastronomi Kota Padang melalui penataan pusat – pusat kuliner, festival yang terjadwal, edukasi kuliner hingga digitalisasi pelaku usaha.

“Festival jangan hanya seremonial tahunan. Harus rutin dan pasti, sehingga wisatawan tahu kapan dan ke mana harus datang,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Ekraf, sekaligus Tim Percepatan Pembangunan (TPP), Haris Satria menyatakan bahwa addendum PMK3I menjadi tahapan krusial agar Padang bisa melaju ke UNESCO pada tahun 2027.

“Jika di triwulan pertama ini Padang tidak melakukan addendum, bisa dipastikan kita tidak maju ke UNESCO 2027. Ini satu – satunya kota yang diberi kesempatan addendum di 2026,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Padang dinilai sangat potensial di bidang kuliner dan ditargetkan menjadi kota gastronomi pertama dari Indonesia.

“Target kita jelas, Padang harus menjadi City of Gastronomy pertama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi kerja bersama komunitas, akademisi, bisnis dan media,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Percepat Transisi Hunian Warga Pascabencana Aceh

Melalui addendum ini, Pemerintah Kota (Pemko) Padang optimistis ekosistem gastronomi lokal semakin kuat dan siap bersaing di tingkat dunia. I

 

Kirim Komentar