Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terus bergerak dalam mendukung optimalisasi penanganan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar.
Setelah melibatkan seluruh stakeholder mulai dari Desa/Lurah, Banjar dan keluarga, kali ini optimalisasi penanganan dan pengolahan sampah berbasis sumber juga turut dibantu jajaran TNI-Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas.
Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber yang digelar di Ruang Taksu, Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Bali.
Pelakaanaan rapat tersebut turut dihadiri Danrem 163/Wirasatya Bali, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Edddy Mulya, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, Pengelola TPS 3 R se-Kota Denpasar, serta Babinsa dan Babi Kamtibmas di wilayah Kota Denpasar.
Wali Kota Jaya Negara menjelaskan bahwa kedepan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung hanya akan menerima sampah residu yang tidak bisa diolah, sehingga pengolahan sampah berbasis sumber wajib dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Karena dalam pengolahan sampah itu dasarnya adalah pemilahan, maka kami akan mempercepat sosialisasi tentang pemilahan dan pengolahan sampah berbasis sumber,” ungkapnya.
Jaya Negara mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergi dari TNI-Polri, utamanya Babinsa dan Babinkamtibmas, yang menilai kerja sama ini menjadi angin segar dalam optimalisasi penanganan, serta pengolahan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan sinergitas antara Babinsa dan Babinkamtibmas dalam mewujudkan percepatan penanganan dan pengolahan sampah berbasis sumber,” tuturnya.
Danrem 163/Wirasatya Bali Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra menegaskan bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama, sehingga Babinsa berharap dapat terlibat langsung untuk menjadi contoh dan mengawasi proses pengolahan sampah berbasis sumber di masyarakat.
“Kami tugaskan kepada Babinsa untuk ikut ambil bagian, selain korve kebersihan rutin, juga wajib menjadi contoh serta turun langsung mengawasi pelaksanaan pemilahan hingga pengolahan sampah berbasis sumber,” katanya.
Hal senada disampaikan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, sekaligus mengintruksikan kepada Babinkamtibmas untuk ikut andil dalam penanganan hingga pengawasan pengolahan sampah di masyarakat.
Upaya tersebut, lanjutnya, semata – mata untuk mewujudkan Bali, khususnya Kota Denpasar yang bersih guna mendukung pariwisata berkelanjutan.
“Semoga dengan sinergitas bersama penanganan sampah di Kota Denpasar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan sampak positif, khususnya pengolahan sampah berbasis sumber,” jelasnya. I






