Pemkab Bogor Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Tetap Aman Selama Lebaran

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika memimpin inspeksi mendadak ke Pasar Rakyat Cibinong untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga terkendali selama Lebaran 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan sidak bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga guna menjaga stabilitas pasokan kebutuhan warga.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian komoditas mengalami kenaikan harga, seperti minyak goreng Minyak Kita dari Rp15.700 menjadi sekitar Rp19.000 per liter.

Harga cabai rawit meningkat dari kisaran Rp95.000–Rp100.000 menjadi Rp120.000 per kilogram, sedangkan ayam broiler naik dari Rp38.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Sejumlah kebutuhan lain, seperti beras, daging sapi, bawang merah, dan telur ayam terpantau stabil, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok.

Ajat memastikan ketersediaan bahan pokok secara umum masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran 2026.

“Secara umum ketersediaan barang cukup, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai rawit dan minyak goreng,” ujarnya.

Distribusi MinyakKita sempat tersendat akibat keterbatasan pasokan dari Bulog sehingga pemerintah daerah akan segera memastikan penyaluran kembali lancar.

“Kenaikan harga menjelang Idul Fitri merupakan fenomena yang wajar seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat. Hal ini juga menjadi indikator meningkatnya daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan,” tutur Ajat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Mely Kamelia menyatakan, pemantauan harga tetap dilakukan selama cuti bersama 18 – 20 Maret 2026 agar stabilitas pasar terjaga.

“Pemkab Bogor melalui Disdagin, akan terus menurunkan petugas ke lapangan guna memastikan harga tetap terkendali serta ketersediaan bahan pokok tetap terjaga,” tutur Mely. I

 

 

 

 

 

 

Kirim Komentar
Baca Juga:  KEMENPAREKRAF DORONG PELAKU EKRAF MAKSIMALKAN PLATFORM DIGITAL PASARKAN PRODUK