Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajak masyarakat untuk peduli terhadap persoalan sampah demi mewujudkan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, melalui Gerakan Indonesia ASRI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menindaklanjuti dengan Gerakan Banten ASRI yang semula dilaksanakan setiap Jumat, kini digelar setiap Rabu.
“Alhamdulillah, hari ini bersama Pemkot Serang dalam kegiatan rutin korve Banten ASRI setiap hari Rabu. Namun hari ini lebih spesial karena sekaligus dalam rangka Hari Air Sedunia,” ujarnya di Tamansari, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang secara konsisten melaksanakan korve Gerakan Banten ASRI.
Gerakan yang semula dilaksanakan setiap Jumat, dialihkan ke Rabu, karena pegawai melaksanakan Work From Home (WFH) pada Jumat.
“Gerakan ASRI ini jangan dihentikan. Jiwa masyarakat Indonesia adalah gotong royong, mari kita bersama – sama untuk membuang sampah pada tempatnya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra menambahkan, dia bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan Pemkot Cilegon telah menandatangani Perjanjian Kesepakatan Bersama Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya.
Penandatanganan ini sebagai bagian percepatan penanganan sampah dalam program Indonesia ASRI (Aman Sehat Resik dan Indah).
“Namun, sebelumnya kita harus membiasakan diri memilah sampah dari rumah tangga sampai hulu, sehingga memudahkan proses di pembangkit listrik tenaga sampah,” tuturnya.
Menurut Andra, urusan sampah bukan hanya urusan masyarakat, tapi juga menjadi urusan gubernur, termasuk urusan pemerintah kabupaten dan kota.
Masalah ini, lanjutnya, harus diselesaikan dengan cara gotong royong agar tidak menimbulkan masalah besar di kemudian hari.
“Saya berharap korve berikutnya juga melibatkan anak-anak sekolah meski sekali waktu. Kantor – kantor instansi vertikal juga dilibatkan. Demikian juga kelompok – kelompok masyarakat, sehingga muncul kesadaran bersama bahwa kebersihan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Arlan Marzan mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi seluruh pihak terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan diikuti sekitar 1.100 peserta yang terdiri dari perangkat daerah Provinsi Banten, Kota Serang dan Kabupaten Serang, Badan Usaha Milik Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat sekitar. I





