Dinkes Kota Padang Gencarkan Layanan Dokter Warga dan PSC 119

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang menggelar sosialisasi intensif program prioritas Dokter Warga dan optimalisasi layanan Public Safety Center (PSC) 119.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Dinas Kesehatan Kota Padang ini bertujuan untuk mempercepat respon penanganan kedaruratan sekaligus mendekatkan akses pelayanan medis primer bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati menegaskan bahwa program Dokter Warga merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat prasejahtera yang mengalami sakit parah, tetapi kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan.

Melalui integrasi tim kedaruratan, dia menambahkan, tenaga medis siap diterjunkan langsung ke rumah warga.

​”Bagi saudara – saudara kita yang butuh pelayanan kesehatan tapi kondisi ekonominya tidak mampu, tergeletak sakit di rumah atau kos – kosan, silahkan hubungi 119 atau contact person Puskesmas setempat. Tim Dokter Warga siap turun langsung memeriksa, mendampingi secara berkala setiap bulan dan merujuk ke rumah sakit jika diperlukan,” ujar Srikurnia.

​Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang Irwandi menuturkan, teknis penanggulangan gawat darurat terpadu melalui Call Center 119.

“Layanan ini dapat diakses 24 jam secara gratis guna menekan angka fatalitas dan kecacatan pada kasus kritis, seperti serangan jantung atau kecelakaan,” ungkapnya.

​Dalam operasionalnya, petugas menerapkan klasifikasi Triase yang membagi pasien ke dalam empat kategori warna.

Zona Merah untuk kondisi kritis mengancam jiwa (prioritas utama), Zona Kuning untuk kondisi berat non-ancaman jiwa langsung, Zona Hijau untuk kategori non-darurat dan Zona Hitam untuk pasien yang telah meninggal dunia.

​Namun, Irwandi menyayangkan masih tingginya angka panggilan iseng (prank calls) atau panggilan tanpa suara dari oknum tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Perluas Layanan Primer Kesehatan

Di sistem Kementerian Kesehatan, panggilan iseng tersebut tetap terdata sebagai panggilan tidak tertangani, yang menurunkan nilai performa PSC 119 Kota Padang di tingkat nasional.

*Masyarakat diimbau untuk bijak dan hanya menghubungi nomor tersebut dalam situasi darurat medis nyata,” tegas Irwandi.

​Hingga saat ini, pelayanan medis diperkuat oleh seluruh Rumah Sakit di Kota Padang dan 9 unit Puskesmas gawat darurat yang siaga 24 jam.

Dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, operator ditargetkan menyelesaikan triase dalam 5 menit pertama dan tim medis tiba di lokasi rumah warga dalam waktu 15 menit berikutnya.

Distribusi penanganan dibagi per zonasi wilayah kerja, seperti Puskesmas Lubuk Buaya, Air Dingin, Anak Air, Padang Pasir, Seberang Padang, Bungus hingga Dinkes.

​Sinergi layanan Dokter Warga dan PSC 119 ini juga terintegrasi langsung dengan Program Unggulan (Progul) Wali Kota Padang berupa penyediaan BPJS Kesehatan Gratis.

Efektivitas program ini dibuktikan dengan capaian performa periode Februari 2025 hingga Mei 2026, dengan tercatat ada 346 panggilan masuk melalui Call 119, 967 laporan langsung dari masyarakat dan keberhasilan 530 tindakan kunjungan langsung ke rumah warga (home visit).

​Melalui peningkatan mutu sumber daya manusia, pelatihan teknis evakuasi medis, serta komitmen pelayanan inklusif, Pemerintah Kota (Pemko) Padang optimis akselerasi ini mampu mewujudkan visi besar Padang sebagai Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat. I

Kirim Komentar