Pemkot Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan jika kebutuhan listrik yang tersedia di sejumlah pembangkit listrik di Provinsi Banten saat ini melimpah atau surplus 30% dari jumlah daya tampung pemakaian.

Kelebihan pasokan itu, katanya, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan industri bagi investor yang akan berinvestasi di Provinsi Banten.

Hal itu diungkapkan Gubernur Andra usai menerima kunjungan General Manager (GM) PLN UID Banten yang baru, Tonny Bellamy, bersama jajaran di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.

Dia menjelaskan, Provinsi Banten merupakan daerah pemasok listrik untuk wilayah Jawa dan Bali melalui Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) bertegangan 500 kV.

Saat ini, cadangan daya listrik yang masih tersedia sebesar 3.750 megawatt.

“Dengan jumlah ketersediaan listrik yang cukup besar itu, saya menjamin pasokan untuk industri aman. Ini juga sebagai dukungan untuk menjadikan Provinsi Banten sebagai daerah pusat industri hilirisasi,” jelasnya.

Apalagi, untuk saluran listrik ke rumah tangga saat ini capaiannya sudah mencapai 99,94%.

Hanya tinggal satu titik lagi yang masih menjadi pekerjaan rumah untuk masalah ini, yakni di Pulau Tunda, Kabupaten Serang.

“Itu dalam waktu dekat akan diselesaikan sehingga capaiannya dipastikan sudah 100% untuk aliran listrik ke rumah tangga,” ungkapnya.

General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy menegaskan, jika pihaknya siap mendukung segala kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pasokan aliran listrik ke daerah-daerah pusat industri.

Insyaallah dengan cadangan daya yang ada kita bisa memanfaatkan untuk sambungan ke industri, pusat bisnis dan masyarakat, sehingga perekonomian di Banten bisa semakin maju,” ungkapnya.

Sumber cadangan itu, Tonny menambahkan, berasal dari sejumlah pembangkit listrik yang terkoneksi ke dalam enam subsistem Jawa, Madura dan Bali melalui aliran SUTET. “Termasuk dari pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT).” I

Baca Juga:  ROLE MODEL GENERASI PENERUS, SISWA DARI PAPUA DAN BANTEN JADI DUTA SMA NASIONAL 2023

 

Kirim Komentar