Ada 104 KK Tempati Hunian Tetap di Aceh Utara

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra berjalan optimal.

Selain itu, BNPB berkolaborasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terus mendampingi masyarakat terdampak agar dapat menempati hunian yang layak dan aman.

Memasuki tahap pemulihan, sebanyak 104 Kepala Keluarga (KK) kini menempati hunian tetap (huntap) di Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, yang dibangun melalui dukungan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).

Hunian tersebut diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana.

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan apresiasi kepada Menko Polkam beserta jajaran atas dukungan yang diberikan sejak masa tanggap darurat hingga pemulihan, antara lain berupa bantuan logistik dan kendaraan water heater yang dimanfaatkan dalam penanganan darurat di lapangan hingga pembangunan huntap dan penyediaan fasilitas pendukungnya.

Menurutnya, rumah – rumah (huntap) yang dibangun sangat bagus, di dalamnya juga sudah lengkap ada perabotan yang memadai.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Menteri dan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan atas kolaborasi yang luar biasa dalam membantu masyarakat terdampak, tidak hanya di Aceh, tapi juga di Sumatra Utara dan Sumatra Barat,” tutur Suharyanto, sekaligus Wakil Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra.

Huntap yang ditempati oleh masyarakat telah dilengkapi dengan furniture, seperti kasur, kursi dan meja makan, kompor, televisi, serta instalasi air bersih dan listrik.

Fasilitas umum, seperti balai pertemuan dan masjid juga tersedia dalam satu kawasan huntap tersebut.

BNPB juga menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat yang kini menempati huntap meliputi paket sembako untuk memenuhi kebutuhan 10 hari ke depan, kipas angin untuk setiap rumah, perlengkapan sekolah bagi anak – anak dan dukungan bantuan pangan tambahan bagi keluarga terdampak.

Baca Juga:  Penanganan Gempa Bumi Magnitudo 6,5 di Kabupaten Sumenep

Selain itu, Kepala BNPB mendampingi Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama jajaran pemerintah daerah Kabupaten Aceh Utara melihat fasilitas dan berdialog langsung dengan warga penghuni huntap di Desa Kuala Cangkoy.

Suharyanto juga menyatakan hingga saat ini personel BNPB masih tergelar di berbagai kabupaten/kota terdampak untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Kami telah mengatur personel secara bergantian agar pendampingan pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung pada masa libur hari raya Idulfitri,” tuturnya. I

Kirim Komentar