BNPB Hadirkan Edukasi Penanggulangan Karhutla melalui Booth INDO FIREX 2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan berbagai materi edukasi dan visualisasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam keikutsertaannya pada INDO FIREX Expo & Forum 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Pameran yang berlangsung pada 11 – 13 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang bagi BNPB untuk memperkenalkan upaya penanggulangan bencana kepada masyarakat, sekaligus memberikan gambaran mengenai peralatan, sarana dan pendekatan yang digunakan dalam menghadapi ancaman karhutla.

INDO FIREX Expo & Forum 2026 resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), serta dihadiri oleh perwakilan BNPB, yaitu Deputi Bidang Logistik dan Peralatan.

Keikutsertaan BNPB pada pameran ini secara khusus mengangkat tema Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Tema tersebut divisualisasikan melalui sejumlah materi dan peralatan yang ditampilkan di booth BNPB, sehingga pengunjung dapat melihat secara lebih dekat berbagai sarana pendukung penanggulangan karhutla.

Berbagai materi yang ditampilkan antara lain motor trail karhutla, pompa karhutla, alat pemadam api, Alat Pelindung Diri (APD) dan manekin, miniatur pesawat, serta helikopter, miniatur kendaraan, maket peralatan, maket hunian tetap (huntap), miniatur huntap dan diorama karhutla.

Diorama karhutla menjadi salah satu materi yang memberikan gambaran visual mengenai kondisi dan penanganan kebakaran hutan, serta lahan.

Sementara itu, keberadaan miniatur peralatan dan sarana pendukung memperkenalkan kepada pengunjung berbagai bentuk dukungan logistic, serta peralatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana menjelaskan, kehadiran BNPB dalam pameran menjadi kesempatan untuk memperkenalkan peran dan dukungan logistik, serta peralatan dalam penanggulangan bencana kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.

“Melalui pameran ini, kami ingin memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai berbagai peralatan dan dukungan yang digunakan dalam penanggulangan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat semakin memahami risiko bencana dan upaya yang dapat dilakukan untuk menguranginya,” ujarnya.

Baca Juga:  PELAKU EKRAF SIAP DIPERTEMUKAN DENGAN LEMBAGA PENDANAAN SYARIAH

Selain menampilkan peralatan dan materi visual, booth BNPB juga menyediakan media tayang informatif yang menyajikan informasi mengenai kebencanaan.

Materi tersebut menjadi sarana komunikasi publik untuk memperluas pemahaman pengunjung mengenai risiko bencana, mitigasi, kesiapsiagaan dan penanganan bencana.

Interaksi dengan pengunjung juga dilakukan melalui kuis interaktif menggunakan aplikasi.

Kegiatan ini menjadi salah satu cara BNPB menyampaikan informasi kebencanaan secara lebih menarik sekaligus mengajak pengunjung berpartisipasi secara langsung.

Sejak pameran dibuka, booth BNPB mendapat kunjungan dari berbagai kalangan, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, pelaku industri, peserta pameran hingga masyarakat.

Pengunjung dapat melihat langsung materi yang ditampilkan sekaligus memperoleh informasi mengenai peran BNPB dalam penanggulangan bencana.

Keikutsertaan BNPB dalam INDO FIREX Expo & Forum 2026 juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan sektor pemerintah, dunia usaha, industri dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan teknologi, serta inovasi kebencanaan.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan dan peluang kolaborasi dalam mendukung penanggulangan bencana.

Melalui pameran ini, BNPB tidak hanya memperkenalkan peralatan dan sarana penanggulangan bencana, tetapi juga mendorong peningkatan literasi kebencanaan melalui edukasi dan interaksi langsung dengan masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan. I

 

Kirim Komentar