Gubernur Minta Jajarannya Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Barat

Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan tanggul Kali Angke segmen Permata Buana di Kembangan, Jakarta Barat.

Pembangunan infrastuktur ini dilakukan untuk mengendalikan banjir di DAS Kali Angke di Kelurahan Kembangan Utara.

Dia menjelaskan, daerah ini selalu terdampak banjir, karena secara topografi berada di titik terendah dibandingkan wilayah lainnya.

“Memang di segmen ini adalah segmen yang selalu banjirnya paling lama dan terakhir, karena cekungannya itu ada di paling bawah,” ujar Pramono.

Pembangunan tanggul di Kali Angke segmen Permata Buana ini merupakan bagian dari JakTirta Project.

Progres pembangunan tanggul sepanjang 2.057 km ini telah mencapai 90% dan terbagi dalam empat segmen.

“Dari 2,057 kilometer tadi ada empat segmen dan Alhamdulillah sekarang ini sudah 90% selesai,” katanya.

Meski potensi banjir masih ada, namun Gubernur Pramono meyakini bahwa debit dan volume air akan mengalami penurunan.

Oleh karena itu, selain membangun tanggul di Kali Angke, dia juga meminta jajarannya untuk memperkuat infrastruktur pengendali banjir di Jakarta Barat dengan memperbanyak pembangunan embung.

Pembangunan embung dimaksudkan untuk menambah luasan daerah tangkapan air, sehingga dapat mengurangi potensi banjir di wilayah sekitar saat curah hujan tinggi.

Selain itu, Gubernur Pramono juga menilai jumlah embung di Jakarta Barat saat ini masih sangat kurang.

“Tadi saya menyetujui untuk dibuatkan embung supaya catchment, daya tampungnya juga bertambah. Sebab, kalau hanya mengandalkan infrastruktur yang ada saja, saya yakin pasti tidak cukup,” jelasnya. I

 

 

 

Kirim Komentar
Baca Juga:  Serah Terima Kunci Rumah Huntap Pertama Pascabencana Sumatra