JALAN TOL SERANG-PANIMBANG SEKSI 1 DI BANTEN JADI PENGUNGKIT PERTUMBUHAN EKONOMI KAWASAN

Peresmian Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 1 Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,50 km. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 1 Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,50 km menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan sekitarnya.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), kehadiran Jalan Tol Serang-Panimbang yang akan melintasi beberapa kabupaten di Provinsi Banten semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat, baik dari sektor industri, barang, dan jasa karena akan tersambung dengan Tol Jakarta-Merak.

“Termasuk mendukung akses menuju kawasan pariwisata Banten dan sekitarnya, seperti KSPN Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon,” ujar Presiden saat meresmikan Jalan Tol Serang-Panimbang didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Gerbang Tol Rangkasbitung STA 26+500, Selasa (16/11/2021).

Hadir pada acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

“Saya yakin ini menjadi pengungkit ekonomi di Provinsi Banten, terutama di sekitar jalan tol ini, yaitu Kabupeten Lebak dan Kabupaten Pandeglang,” kata Jokowi.

Menurut Presiden, ketersediaan infrastruktur menjadi fondasi utama bagi Indonesia untuk mampu bersaing dengan negara-negara lain. “Tidak mungkin sebuah negara dapat melampaui negara lain apabila competitiveness index lebih rendah. Sebab, tanpa ketersediaan infrastruktur memadai harga barang akan menjadi tinggi.”

Oleh karena itu, lanjut Presiden, pemerintah terus mengejar ketersediaan infrastruktur. “Kalau infrastruktur kita siap, artinya produksi dan distribusi barang-barang kita juga akan menjadi lebih baik dan murah,” jelas Jokowi.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi.

Gubernur Banten Wahidin Halim menambahkan bahwa Jalan Tol Serang-Rakasbitung manfaatnya luar biasa, selain untuk memperlancar konektivitas antara DKI Jakarta, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang hingga Kabupaten Lebak.

Jalan Tol Serang-Panimbang membentang sepanjang 83,7 km terbagi menjadi tiga Seksi, yakni Seksi 1 Ruas Serang-Rangkasbitung (26,50 km), Seksi 2 Ruas Rangkasbitung-Cileles (24,17 km), dan Seksi 3 Ruas Cileles-Panimbang (33 km).

Pembangunannya dikerjakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai total investasi sebesar Rp8,58 triliun terdiri dari Seksi 1-2, porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang dan Seksi 3 porsi pemerintah.

Sementara untuk seksi 2 kini dalam tahap konstruksi dengan progres mencapai 13,21 %. Pengerjaan Seksi 2 diharapkan dapat bersamaan dengan penyelesaian Seksi 3 ruas Cileles-Panimbang yang akan dimulai awal 2022 dan diperkirakan akan tuntas  pada tahun 2023. I


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here