KAI KOMITMEN DORONG UMKM NAIK KELAS

KAI menyelenggarakan program pengembangan untuk para mitra binaan, mulai dari pelatihan, partisipasi pada pameran nasional/internasional. serta sertifikasi. (kai.id)
Bagikan Artikel

Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) merupakan satu kekuatan pendorong terdepan dalam pembangunan ekonomi, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan lebih cepat dibandingkan sektor usaha lainnya.

VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Joni Martinus menyatakan, pihaknya secara rutin mengadakan program pengembangan untuk para mitra binaan seperti memberikan pelatihan, partisipasi pada pameran nasional/internasional, dan sertifikasi kepada para mitra binaannya.

Pada tahun 2021, sebanyak 42 mitra binaannya telah diberikan pelatihan dan pada Semester I/2022 ada sebanyak 35 mitra binaan. Jumlah ini akan terus bertambah kedepannya.

Selain itu, keikutsertaan mitra binaan dalam pameran bertaraf nasional dan internasional pada tahun 2021 sebanyak satu kali dan di semester pertama tahun 2022 ini sebanyak tiga pameran.

Kemudian, KAI juga melakukan sertifikasi usaha oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) kepada mitra binaannya.

Terhitung dari tahun 2021 sampai dengan Semester I/2022 terdapat 47 mitra binaan yang telah dilakukan sertifikasi.

Mulai tahun 2022, program untuk pengembangan UMKM tersebut dikemas dengan nama MiKA (Mitra KAI) yang terbagi menjadi tiga bidang, yakni Mika Hasanah yang merupakan program sertifikasi bagi mitra binaan.

Kemudian MiKa Next Class untuk memberikan pelatihan dari para praktisi dan akademisi terkait dengan penanganan keadaan krisis dan MiKa Go Global yang dimana mitra binaan KAI ini akan diikutsertakan untuk mengikuti sejumlah pameran berskala nasional dan internasional.

Menurut Joni Martinus, program ini merupakan wujud tanggung jawab KAI dalam membangun negeri dan mendorong UMKM, khususnya mitra binaan KAI agar dapat terus meningkatkan usaha bisnisnya.

“Tujuan dari program ini ialah untuk membantu UMKM mitra binaan dalam penanganan krisis dan meningkatkan innovation and improvement untuk menunjang kegiatan usaha,” katanya.

Selain itu, dia menambahkan tujuan lainnya adalah meningkatkan manajemen keuangan dalam menjalankan usaha.

“KAI ingin mewujudkan mitra binaan yang tangguh, sehingga Indonesia dapat terus tumbuh, maju, dan sejahtera bersama KAI dalam membangun negeri,” jelas Joni.

Sementara itu, Noviani Restiana salah satu pengusaha aksesoris kerajinan tangan yang mempunyai brand Hilza Collection asal Jakarta mengaku sangat terbantu dengan adanya program mitra binaan KAI tersebut.

Menurutnya, program ini sangat bermanfaat untuk kemajuan usahanya. Ia mengucapkan terima kasih kepada KAI yang selama ini terus memberikan bantuan yang sangat dirasakan banyak manfaatnya bagi para pelaku UMKM. I

 


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here