KEMENHUB DORONG PEMERINTAH JEPANG PASTIKAN PERCEPATAN PROYEK KERJA SAMA INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI

Proyek transportasi di Indonesia. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong Pemerintah Jepang untuk memastikan percepatan kerja sama pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia, agar berjalan sesuai dengan harapan dan target waktu yang ditetapkan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi secara khusus bertolak ke Jepang untuk bertemu langsung dengan sejumlah pihak di Jepang, seperti Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang (Minister of Land, Infrastructure, Transportation, and Tourism) Akaba Kazuyoshi, Penasehat Khusus Perdana Menteri Jepang, dan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Jepang.

Selain itu, Menhub akan bertemu Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, dari pihak lembaga keuangan Jepang, yaitu Chief Executive Officer (CEO) Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Tadashi Maeda, serta beberapa pihak non pemerintah Jepang lainnya.

Menurut Budi Karya, pertemuan itu guna memastikan percepatan sejumlah proyek pembangunan infrastuktur yang dikerjasamakan kedua negara dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana, di antaranya pembangunan MRT Fase 2, Kereta Api Makassar-Parepare, Pelabuhan Patimban, dan Proving Ground BPLJSKB Bekasi.

“Kami ingin melakukan pertemuan G to G (Government to Government) dengan Pemerintah Jepang, sehingga akan lebih memuluskan dan mempercepat kerja sama G to B (Government to Business) maupun B to B (Business to Business),” ujarnya di Jakarta, Sabtu (4/9).

Menhub menjelaskan pertemuan tersebut dalam empat proyek pembangunan infrastruktur transportasi yang dikerjasamakan oleh kedua negara.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur nasional termasuk transportasi, kami menginginkan proyek kerjasama kedua negara ini dapat terus dipercepat dan berjalan sesuai dengan rencana,” jelasnya.

Budi Karya berharap, Pemerintah Jepang dapat ikut mendorong perusahaan dan konsorsium Jepang yang berpartisipasi dalam proyek untuk lebih serius berkomitmen dalam menyelesaikan pembangunan proyek sesuai yang diharapkan.

Selain itu, Menhub juga mendorong Pemerintah Jepang untuk mengajak lebih banyak lagi perusahaan asal Jepang untuk mengikuti proses tender beberapa proyek pembangunan infrastuktur transportasi di Indonesia.

Menhub menjelaskan, dari keempat proyek yang dikerjasamakan dengan Jepang, dua di antaranya masih perlu didorong keseriusan, komitmen dan upaya keras pihak Jepang, untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan target waktu yang ditetapkan.

Sementara itu, dia menambahkan, dua proyek lainnya tengah berproses dan diharapkan akan dapat terus berjalan sesuai rencana dan harapan. I

 


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here