KEMENHUB KOLABORASI DENGAN PERGURUAN TINGGI KOREA SELATAN

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub melalui Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menggelar Lecture International Series 1 bertema “Kolaborasi Menuju Pendidikan Maritim Berkelanjutan dan Pertumbuhan Sumber Daya Manusia” dengan mengundang Profesor tamu Sun-Young Lim dari Korea Maritime and Ocean University (KMOU), Korea Selatan pada Senin (25/7/2022). (dok. dephub.go.id)
Bagikan Artikel

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan dari perguruan tinggi yang ada di bawah naungan Kemenhub.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri dari Korea Selatan (Korsel).

BPSDMP Kemenhub melalui Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menggelar Lecture International Series 1 bertema “Kolaborasi Menuju Pendidikan Maritim Berkelanjutan dan Pertumbuhan Sumber Daya Manusia” dengan mengundang Profesor tamu Sun-Young Lim dari Korea Maritime and Ocean University (KMOU), Korea Selatan pada Senin (25/7/2022).

Menhub mengatakan, untuk mencapai kemajuan pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) nasional, diperlukan adanya kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri.

“Salah satunya adalah dengan Korsel yang sistem transportasinya sudah maju. Korsel juga telah memberikan banyak kesempatan bagi para pelaut dan mahasiswa/i kita untuk belajar dan bekerja di industri maritim negaranya,” ujarnya.

Menurut Menhub, transportasi laut memiliki berbagai tantangan yang harus dihadapi seiring dengan perkembangan zaman. Untuk itu, dia menambahkan, tantangan itu perlu diatasi dalam rangka menjawab ekspektasi masyarakat kepada para insan perhubungan akan pelayanan transportasi laut yang lebih baik.

“Saya berharap, insan perhubungan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat baik nasional maupun global. Untuk itu dibutuhkan insan transportasi yang melek teknologi, dan mampu berkomunikasi dengan baik lintas budaya dan bahasa yang berbeda,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menhub menyampaikan terima kasih kepada Profesor Sun-Young Lim dan jajaran KMOU atas kesediaannya berkontribusi dalam pengembangan kerjasama pendidikan di sektor maritim antarkedua negara.

“Saya mengapresiasi BPSDMP atas terselenggaranya kegiatan ini yang dapat memperluas wawasan dan perspektif pendidikan kita, khususnya di bidang maritim,” ungkapnya.

Menhub berharap semoga kerja sama antara BPSDMP dengan Universitas dari Korsel ini menjadi pintu pengembangan kemitraan lainnya yang membawa manfaat bagi kedua negara.

Sementara itu, Kepala BPSDMP Kemenhub Djoko Sasono menjelaskan, pihaknya terus mendorong perguruan tinggi di lingkungan Kemenhub untuk lebih inovatif dan adaptif dalam mentransformasi kurikulum pendidikan yang tidak hanya untuk kebutuhan nasional tetapi juga secara global.

Menurutnya, metode pembelajaran berbasis teknologi, termasuk pembelajaran secara daring merupakan hal yang harus diadaptasi dan dikembangkan di era adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid-19.

“Hari ini adalah bagian awal dari kemitraan strategis antara BPSDMP dengan KMOU. Kami berharap kerjasama ini juga dapat diikuti oleh kampus-kampus lainnya,” katanyaya.

Profesor Sun-Young Lim yang menjadi dosen tamu merupakan profesor biosains kelautan dan saat ini menjabat sebagai Dekan di KMOU.

Dia memaparkan sejumlah hal di antaranya tentang visi misi strategis dan prospek ke depan dari universitas, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Penjelasan kedua tentang kolaborasi akademik dan non akademik yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM. Selanjutnya mengenai strategi untuk mengembangkan logistik maritim. I


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here