KEMENPAREKRAF DORONG PELAKU EKRAF BANYUWANGI MANFAATKAN MOMENTUM KEBANGKITAN PARIWISATA

Produk Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Banyuwangi memanfaatkan momentum dan peluang kebangkitan sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, memanfaatkan peluang dengan meningkatkan potensi diri dan kualitas produk, seiring meningkatnya kembali kunjungan wisatawan.

“Kita berkunjung dan bersilaturahim dalam kegiatan pelatihan yang diharapkan dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok UMKM binaan Pondok Pesantren Roudlotul Muta’allimin,” ujarnya saat menghadiri acara pelatihan pelaku UMKM di Pondok Pesantren Roudlotul Muta’allimin, Cluring, Senin (6/6/2002).

Sandiaga menjelaskan, ekraf di Banyuwangi sudah sangat dikenal akan potensinya yang tinggi, seperti produk batik Banyuwangi yang dihasilkan para pelaku UMKM ekraf di kawasan Cluring yang dikenal sebagai salah satu sentra batik Banyuwangi.

“Kami melihat banyak sekali ibu-ibu yang memiliki keunggulan dalam membatik dan ini kita persiapkan, karena Banyuwangi akan segera bangkit,” jelasnya.

Terlebih saat ini sektor pariwisata, Sandiaga menambahkan, khususnya di Banyuwangi mulai bangkit seiring dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan pelatihan ini dihadirkan guna mendukung peningkatan kapasitas para pelaku ekonomi kreatif dalam berinovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

“Kunjungan wisatawan akan semakin banyak, karenanya produk karya ekonomi kreatif harus terus dibangun agar memiliki daya saing dan menjadi oleh-oleh andalan,” ungkapnya.

Sandiaga berharap, UMKM bisa mengambil inspirasi dari program-program unggulan, seperti desa wisata, ekowisata, juga pariwisata berbasis olahraga.

“Kita akan terus melakukan pendampingan, setelah pelatihan ini juga kita akan bantu pemasaran. Ke depannya secara holistik 360 derajat kita bantu pembiayaannya agar kekayaan ekraf ini berkelanjutan,” tuturnya. I

 


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here