KEMENPAREKRAF DUKUNG AKTIVASI INISIATIF PERTAMA “ROAD TO G20”

Produk UKM mendukung pelaksanaan G20. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Kabaparekraf) menyatakan siap mendukung program aktivasi inisiatif pertama dari rangkaian kegiatan menuju pertemuan puncak G20.

Program itu diinisiasi Smesco Indonesia bersama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan mendapat dukungan penuh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, PT Telkomsel (Persero), PT HM Sampoerna Tbk, Bizhare, komunitas dan pegiat UKM di Indonesia wilayah Timur, The Brightspot Market, Bali-Based Enterpreneur Network, Bali Initiative Hub, dan BEDO.

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani menyatakan, Kemenparekraf sangat mendukung kegiatan “Telkomsel Pasar Nusa Dua” di Bali Collection, Nusa Dua, Bali yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi dengan semakin terbukanya lapangan kerja.

“Rangkaian acara G20 ini juga menjadi sarana dalam memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan sektor ekonomi kreatif Indonesia, sehingga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian Indonesia, khususnya ekonomi kreatif di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Yuana Rochma Astuti menjelaskan, kegiatan “Telkomsel Pasar Nusa Dua”  juga akan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung sektor ekonomi melalui ekspor komoditas unggulan di Indonesia wilayah Timur.

Sebagaimana disampaikan Direktur Utama SMESCO Indonesia Leonard Theosabrata, kegiatan ini merupakan sebuah gambaran atau mini showcase untuk menunjukkan citra positif kebangkitan dan kemajuan dari teknologi, ekonomi, serta budaya Indonesia yang akan ditampilkan pada saat puncak acara Presidensi G20.

“Didukung dengan didirikannya Smesco Hub Timur yang juga berada di kawasan ITDC Nusa Dua Bali dan ekosistemnya yang berfungsi sebagai hub percepatan penyerapan komoditas wilayah Timur agar go global melalui ekspor,” katanya.

Menurut Leonard, kolaborasi apik dan saling mendukung antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, sektor swasta, asosiasi, komunitas, dan masyarakat, akan menjadi kunci keberhasilan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi di Indonesia.

Guna menyelaraskan dengan misi Indonesia pada Presidensi G20, yaitu untuk mendorong upaya kolektif dunia dengan mewujudkan kebijakan yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan. I

 

Kirim Komentar

Bagikan Artikel