Kemenperin Perkuat SDM Industri Lewat Essay Contest Hiroshima University

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang berdaya saing global melalui kerja sama pendidikan internasional.

Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui penyelenggaraan The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest for Indonesian Students Award Ceremony Program, yang menjadi ajang apresiasi sekaligus sarana pembinaan generasi muda agar memiliki kompetensi bahasa, pemahaman budaya dan wawasan global yang relevan dengan kebutuhan industri nasional di masa depan.

Menurut Wamenperin Riza, hubungan Indonesia dan Jepang tidak hanya kuat dalam aspek investasi dan perdagangan, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya, serta kesiapan untuk berkontribusi langsung dalam penguatan sektor industri nasional,” ujarnya dalam sambutannya di Jakarta.

Wamenperin Riza menegaskan bahwa penguatan SDM industri menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional, khususnya di tengah dinamika global dan kerja sama internasional yang semakin erat.

Penyelenggaraan The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest menunjukkan peningkatan partisipasi yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika pada pelaksanaan perdana berhasil menghimpun 96 karya esai, pada tahun ini jumlah karya meningkat menjadi sekitar 280 esai.

Hal ini mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap bahasa Jepang dan besarnya manfaat kegiatan ini dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selain menunjukkan peningkatan partisipasi, kegiatan ini juga mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap pembelajaran bahasa Jepang sebagai bagian dari penguatan kompetensi global.

Wakil Presiden dan Direktur Hiroshima University Kaneko Shinji menjelaskan bahwa mahasiswa Indonesia menjadi salah satu komunitas internasional terbesar di Hiroshima University.

Sampai dengan Mei 2025, terdapat 127 mahasiswa Indonesia dari total 1.132 mahasiswa asing di Hiroshima University, menempati posisi kedua berdasarkan negara asal.

Baca Juga:  BNPB PERSIAPKAN PELATIHAN KOORDINASI SIPIL-MILITER DARURAT BENCANA

“Hingga saat ini, lebih dari 1.000 alumni Indonesia telah lulus dari Hiroshima University dan banyak yang berkontribusi di sektor industri, pemerintahan maupun akademisi,” ujarnya.

Kaneko menambahkan, penyelenggaraan kontes esai ini merupakan upaya Hiroshima University untuk mendukung pengembangan pendidikan bahasa Jepang di Indonesia, sekaligus memperkuat interaksi dan kolaborasi Indonesia – Jepang melalui pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Sekretariat Jenderal Kemenperin dengan Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII) serta Universitas Hiroshima.

Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan luar negeri, Ditjen KPAII mendorong peningkatan kualitas SDM industri, perluasan akses industri nasional ke jejaring global dan penguatan ekosistem industri yang tangguh, serta berdaya saing di tingkat internasional.

Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh berbagai mitra industri dan institusi pendidikan yang memiliki keterkaitan erat dengan kerja sama Indonesia – Jepang, antara lain PT Suzuki Indomobil Sales, PT Sprix, Chateraise Indonesia Manufacturing, Andersen Group, Gakken Holdings Co. Ltd., serta sejumlah perusahaan dan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan talenta dan industri.

Melalui karya – karya esai yang dihasilkan, para mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman lintas budaya dan menumbuhkan minat untuk berkontribusi dalam pengembangan industri dan kerja sama internasional di masa depan.

Pada pelaksanaan tahun ini, peserta dari sejumlah perguruan tinggi berhasil menunjukkan capaian yang menonjol dan meraih prestasi terbaik, antara lain mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Udayana, Politeknik Takumi, serta Universitas Brawijaya (Unbraw).

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Jepang.

Baca Juga:  BANDARA INDONESIA GROUP GELAR TRAINING KOMUNIKASI DAN KEHUMASAN MEDIA HANDLING, CATAT TANGGALNYA!

“Kami mengapresiasi komitmen Universitas Hiroshima, para mitra industri dan institusi pendidikan yang terus mendukung pengembangan generasi muda Indonesia. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan melahirkan talenta industri yang unggul, berwawasan global, serta siap berkontribusi bagi kemajuan industri nasional,” tutur Wamenperin Riza. I

 

Kirim Komentar