Laporan Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air pada 9 Februari 2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana yang terjadi pada periode 8 – 9 Februari 2026.

Pada periode tersebut, laporan kejadian bencana didominasi oleh banjir dan cuaca ekstrem.

Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang memicu terjadinya banjir di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (7/2).

Dua titik terdampak berada di Desa Poja, Kecamatan Sape dan Desa Kanata, Kecamatan Soromandi dengan tinggi muka air tercatat berkisar antara 20 sentimeter (cm) hingga 80 cm.

Banjir tersebut berdampak pada 92 Kepala Keluarga (KK) atau 282 jiwa. Kerugian materil berdasarkan pendataan tim kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima meliputi 92 unit rumah warga, 1 unit fasilitas pendidikan dan 1 unit bronjong talud.

Hingga Minggu (8/2), genangan air dilaporkan mulai surut. Warga bersama tim gabungan melaksanakan pembersihan lumpur di area permukiman terdampak.

Masih di Provinsi Nusa Tenggara Barat, banjir bandang menerjang sepuluh desa di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (7/2) sekitar pukul 18.30 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan 1.143 KK atau 4.572 jiwa terdampak.

Sehari kemudian, banjir terpantau telah surut. BPBD Kabupaten Sumbawa bersama tim gabungan dari TNI, Polri dan relawan membantu masyarakat melakukan pembersihan rumah warga.

Bupati Sumbawa menetapkan perpanjangan ke II Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Sumbawa melalui Keputusan Bupati Nomor 165 Tahun 2026 selama 28 hari, terhitung mulai 1 – 28 Februari 2026.

Pada waktu yang sama, Sabtu (7/2), banjir juga melanda tiga desa di Kecamatan Wanaraja dan Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Banjir tersebut menyebabkan 21 KK atau 124 jiwa terdampak.

Kerugian materil yang tercatat meliputi 30 unit rumah warga terdampak, 1 unit fasilitas ibadah dan sekitar dua hektare lahan sawah terendam.

Baca Juga:  BNPB Perluas Cakupan Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Ke Jatim

BPBD Kabupaten Garut berkoordinasi dengan pihak kecamatan setempat untuk melakukan asesmen dan pendataan.

Hingga Minggu (8/2), genangan air di sejumlah wilayah dilaporkan mulai surut.

Selain bencana banjir, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang juga mengakibatkan kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan fasilitas umum di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

Kejadian tersebut berdampak pada tujuh Kepala Keluarga. Tercatat sebanyak 7 unit rumah warga mengalami rusak ringan, satu fasilitas umum terdampak dan 1 unit kandang ayam mengalami kerusakan.

BPBD Kabupaten Wonogiri berkoordinasi dengan instansi terkait dan melakukan asesmen sebagai bagian dari upaya penanganan kejadian tersebut.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi selama musim hujan dan kemungkinan terjadinya bencana geologi, seperti gempabumi yang dapat terjadi sewaktu – waktu.

Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan dan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi, serta terpercaya, seperti BNPB, BPBD dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). I

Kirim Komentar