Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Laporan kejadian bencana yang berhasil dihimpun hingga Selasa (30/6) pukul 07.00 WIB adalah sebagai berikut.
Kejadian pertama yang dilaporkan kebakaran juga terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Selasa (30/6).
Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik yang pertama kali muncul dari salah satu rumah warga di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul.
Hasil kaji cepat sementara mencatat lima unit rumah rusak berat dan satu unit rumah rusak ringan.
Api telah berhasil dipadamkan dan situasi berada dalam kondisi kondusif.
Laporan selanjutnya, kekeringan terjadi di Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (30/6). Sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) terdampak di Desa Cikundul, Kecamatan Lembur Situ.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mendistribusikan 12.000 liter air bersih dengan mengerahkan tiga truk tangki berkapasitas 4.000 liter.
Kebutuhan air bersih telah didistribusikan ke penampungan air (toren) bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Lebih lanjut, dilaporkan update penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Sumatra Selatan.
Kondisi terkini per Selasa (30/6) titik api masih ditemukan pada enam titik, yakni Kabupaten Banyuasin dua titik, Kabupaten Ogan Ilir dua titik dan Kabupaten Muara Enim dua titik.
Hasil pencatatan total luas lahan terbakar dari 1 Januari hingga 30 Juni 2026 mencapai 305,39 hektare dengan 210 kejadian karhutla.
Hingga kini, tim satgas pemadaman darat dan operasi udara melalui water boombing masih berupaya melakukan pemadaman di lokasi terdampak.
Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi kering, khususnya kekeringan, BNPB mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaiannya sesuai kebutuhan.
Penyaluran air bersih menggunakan mobil tangki merupakan upaya penanganan sementara untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Apabila masih terdapat peluang hujan, masyarakat dapat menampung air hujan sebagai cadangan untuk digunakan saat pasokan air bersih terbatas. I







