PEMBANGUNAN BLK UPTP JADI SOLUSI KEBUTUHAN PERUSAHAAN

Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Budi Hartawan (kiri) dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (kanan). (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merespon positif rencana Pemkab Bantul terkait dengan pendirian Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) berupa Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelola langsung oleh Kemnaker di Provinsi Bantul, D.I. Yogyakarta.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Budi Hartawan menyatakan, meskipun dikelola oleh Kemnaker, pelatihan BLK ini akan disesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan masyarakat setempat.

“BLK UPTP yang dibangun di Bantul untuk pengembangannya akan disesuaikan dengan potensi yang ada di Kabupaten Bantul,” ujarnya saat menerima kunjungan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Budi, pembangunan BLK UPTP di Bantul ini sebagai solusi mendekatkan antara kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) terampil oleh perusahaan dengan ketersediaan SDM terampil.

“Kita harapkan BLK UPTP yang dibangun bisa terintegrasi dengan kejuruannya untuk dapat menghasilkan para pencari kerja yang kompeten,” jelasnya.

Dirjen Budi menuturkan bahwa dalam setiap arahannya Menteri Tenaga Kerja (Mekaner) Ida Fauziyah ingin agar pembangunan dan pengembangan BLK UPTP dan UPTD bisa menjadi langkah dalam mendukung peningkatan keahlian SDM yang ada di daerah.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan, kunjungannya ini dalam rangka memperoleh gambaran dan informasi yang lebih detail tentang aktivitas BLK dan seberapa besar manfaat bagi peserta pelatihan.

Menurutnya, BBPLK Bandung dan BLK Lembang ini bisa menjadi barometer dalam upaya meningkatkan keahlian SDM di Bantul. “Kita ingin BBPLK Bandung dan BLK Lembang bisa menjadi contoh dalam mengembangkan keahlian SDM yang ada di Bantul.”

Bupati mengungkapkan, dalam membangun dan mengembangkan BLK UPTP ini Pemkab Bantul sudah memiliki lahan seluas dua hektare untuk dapat dijadikan lokasi pembangunan BLK UPTP.

Hingga kini, Kemnaker memiliki 21 BLK UPTP yang tersebar di berbagai daerah. BLK tersebut di antaranya BLK Banda Aceh dengan program unggulan administrasi perkantoran, BBPLK Medan (Konstruksi), BLK Padang (TIK), dan BLK Belitung (Pariwisata).

Ada juga BBPLK Semarang (Fashion Technology), BLK Surakarta (Garmen), BLK Sidoarjo (Garmen Apparel), BLK Pangkajene dan Kepulauan (Teknik Las), BLK Ternate (TIK), BLK Samarinda (Otomotif), BLK Kendari (Garmen Apparel), BLK Sorong (Pariwisata), BLK Lombok Timur (Pariwisata), dan BLK Ambon (Teknik Listrik). I


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here