Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri, sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Camat dan Lurah se-Kota Bekasi beserta Aparatur Kewilayahan Tahun 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema Menuju Kelurahan dan Kecamatan yang Solid, Harmonis dan Inovatif dalam Melayani Masyarakat serta Menjaga Kondusivitas Wilayah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, seluruh camat dan lurah se-Kota Bekasi, serta aparatur kewilayahan.
Selain itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman turut memberikan arahan melalui Zoom Meeting, karena berhalangan hadir secara langsung.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tri menegaskan bahwa camat, lurah, beserta seluruh aparatur kewilayahan merupakan ujung tombak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat.
Oleh karena itu, dia menambahkan, kesiapan, kecepatan, dan ketepatan dalam memberikan pelayanan harus terus ditingkatkan agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik semakin kompleks sehingga aparatur dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan menghadirkan berbagai inovasi dalam menyelesaikan persoalan di wilayah masing-masing.
“Camat, lurah dan seluruh aparatur kewilayahan adalah wajah Pemerintah Kota Bekasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, saya ingin seluruh jajaran selalu hadir dengan pelayanan yang cepat, responsif dan mampu memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warga,” ujar Wali Kota.
Tri juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarperangkat daerah agar setiap program pemerintah dapat berjalan secara efektif hingga ke tingkat lingkungan.
Menurutnya, kekompakan antaraparatur menjadi modal utama dalam menciptakan wilayah yang aman, nyaman dan kondusif.
Selain membahas peningkatan kualitas pelayanan, Wali Kota Tri memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kompetensi, integritas dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Bekasi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Mari kita bangun budaya kerja yang solid, harmonis, dan penuh inovasi. Jadilah aparatur yang mampu mendengar, memahami dan menyelesaikan persoalan masyarakat dengan hati. Kepercayaan masyarakat akan tumbuh ketika pelayanan yang kita berikan semakin baik dari hari ke hari,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman melalui Zoom Meeting mengajak seluruh aparatur kewilayahan untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menjaga stabilitas wilayah sebagai bagian dari pelayanan publik yang berkualitas.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan interaktif. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian materi dengan antusias sebagai bekal dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan, manajemen pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, Pemkot Bekasi berharap seluruh camat, lurah dan aparatur kewilayahan semakin siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Dengan soliditas, keharmonisan dan semangat inovasi yang terus diperkuat, pelayanan publik di Kota Bekasi diharapkan semakin cepat, adaptif, serta mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah secara berkelanjutan. I
