PERAN AKTIF MAHASISWA PULIHKAN SEKTOR PAREKRAF

Webinar "YES Goes to Campus, bertajuk Peran Mahasiswa dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19”, Minggu (17/7/2021). (Istimewa)
Bagikan Artikel

Mahasiswa harus turut serta aktif dalam upaya pemulihan ekonomi Tanah Air, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap mahasiswa turut serta aktif dalam upaya pemulihan ekonomi Tanah Air.

“Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi, kita harus tetap semangat untuk bangkit,” ujarnya pada acara webinar YES Goes to Campus, bertajuk “Peran Mahasiswa dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19” secara daring, Minggu (17/7/2021).

Menurut Sandiaga, ada sekitar 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor parekraf. Untuk itu, lanjutnya, mahasiswa harus menjadi agen perubahan, jangan jadi agen rebahan, jangan menjadi penonton.

“Mahasiswa harus menjadi pemain dan penggerak ekonomi bangsa. Peran aktif mahasiswa sangatlah penting dalam pemulihan ekonomi ke depan, karena the future belongs to you,” katanya.

Webinar ini diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf/Baparekraf.

Berdasarkan sensus penduduk tahun 2020, kaum milenial dan generasi Z tercatat mendominasi sebesar 53% atau sekitar 90 juta orang dari penduduk Indonesia.

Oleh karena itu, Sandiaga menjelaskan, diperlukan peran serta mahasiswa sebagai generasi muda, untuk dapat menjadi agen penggerak ekonomi Indonesia.

Dalam webinar tersebut hadir Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam, Direktur Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Erwita Dianti, Tenaga Ahli Bidang Organisasi, Tata Laksana dan Hubungan Antar Lembaga Kemenparekraf/Baparekraf Noorhadi Sadli.

Selain itu, hadir pula Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Fathur Rokhman, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES Tandiyo Rahayu, Wakil Dekan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES Andry Akhiruyato, Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad, Wakil Ketua DPRD Jateng 2014-2019 sekaligus pengusaha Jawa Tengah Ahmadi, serta seluruh civitas akademika dan mahasiswa UNNES.

Kemenparekraf/Baparekraf mengembangkan berbagai program yang dapat dimanfaatkan para pelaku parekraf agar bertahan di tengah pandemi dan tantangan ekonomi.

Program itu di antaranya Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2021, dengan total anggaran kurang lebih Rp60 miliar, yang saat ini sudah masuk tahap seleksi dan kurasi.

Kemudian, program Baparekraf for Startup (BEKUP) untuk mendukung pertumbuhan start up digital dan meningkatkan nilai ekonomi digital di Indonesia, melalui mentoring dan up skilling. I

 

 


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here