Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meluncurkan program Garut Hebat bersama Bank BJB saat Inaugurasi Wirahebat Angkatan Ketiga di Pendopo Kabupaten Garut guna membuka akses permodalan bagi pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM).
Program tersebut menjadi langkah pemerintah kabupaten memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha lokal.
Syakur mengapresiasi inisiatif Bank BJB yang menyediakan berbagai skema permodalan bagi pengusaha daerah.
“Alhamdulillah, hari ini bersama – sama kita melaksanakan launching, ini program diinisiasi oleh Bank BJB sebagai komitmen BJB terhadap pembangunan Kabupaten Garut dan saya sangat berbahagia sekali, sehingga ada beberapa skema yang inovatif terkait dengan akses finansial bagi para pengusaha kita,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut juga menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional guna memperkuat inovasi dan teknologi bagi pelaku usaha.
Menurut Syakur, dukungan teknologi dari lembaga riset dapat meningkatkan daya saing produk usaha mikro kecil menengah Garut di pasar lebih luas.
“Kita juga kedatangan dari BRIN, ada kolaborasi lagi, ini akses tentang akses finansial, di sini akses inovasi dan teknologi yang akan mendorong daya saing di tim UMKM kita,” jelasnya.
Direktur Pendanaan Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional Raden Arthur Ario Lelono menawarkan peluang pendanaan riset bagi perusahaan rintisan hingga Rp600 juta selama dua tahun.
“Nah, itu bisa dimanfaatkan untuk membuat ekosistem inopreneur, technopreneur mendukung keunggulan kearifan lokal produk-produk inovasi dari Garut makasih pak,” tuturnya.
Bank BJB Cabang Garut menyediakan program permodalan Usaha Alit Masyarakat Ekonomi Sejahtera bagi pelaku usaha kecil.
Program permodalan tersebut memberikan pembiayaan tanpa bunga dengan plafon Rp500.000 hingga Rp5 juta bagi kelompok usaha kecil.
Pimpinan Bank BJB Cabang Garut Asep Wahyu Ismail menyatakan, skema permodalan ini diharapkan memperluas akses modal bagi pelaku usaha.
“Kredit Usaha Alit Masyarakat Ekonomi Sejahtera, rebranding dari Kredit Mesra sebelumnya. Tapi ada local content Garut, jadi ada kata KULIT, Kredit Usaha Alit,” ungkapnya.
Dalam bahasa Sunda, alit berarti kecil, sehingga program ini tanpa bunga, hanya limit memang kecil. “Dari Rp500.000 sampai Rp5 juta rupiah, tapi harus kelompok, sebelum dikasihkan pinjaman kita ada edukasi dulu.”
Program Garut Hebat diharapkan memperkuat UMKM, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. I
