Sekolah Gratis di Banten Perluas Jangkauan Hingga Sekolah Swasta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperkuat komitmennya dalam menjamin akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Melalui program Sekolah Gratis yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026, Pemprov Banten tercatat telah memfasilitasi biaya pendidikan bagi 60.705 siswa jenjang SMA, SMK dan Sekolah Khusus (SKh) swasta.

​Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri acara Haul Haji Hasan Murtaba Dinata bin Sahari, Hajah Halimah, dan Hajah Susilawati binti Norin Suhadi di Lingkungan Poris, Kota Tangerang.

​”Seluruh anak di Provinsi Banten harus dapat mengakses pendidikan hingga jenjang SMA atau sederajat. Saat ini, program Sekolah Gratis sudah menjangkau puluhan ribu siswa,” ujarnya.

Gubernur Andra Soni menjelaskan, program ini merupakan realisasi dari janji kerjanya untuk memastikan tidak ada anak di Banten yang putus sekolah karena kendala biaya.

Menurutnya, kebijakan ini salah satunya terinspirasi dari kiprah tokoh pendidikan Kota Tangerang, Haji Turidi.

Sosok tersebut dikenal memiliki kepedulian tinggi dengan secara konsisten memfasilitasi anak – anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat bersekolah.

​”Pemprov Banten mengadopsi pemikiran Haji Turidi. Semangat kepedulian tersebut kita wujudkan dalam kebijakan pemerintah agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” tutur Andra Soni.

​​Selain memaparkan capaian pendidikan, kehadiran Gubernur bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat Poris, Kota Tangerang.

Dia meminta doa restu agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan amanah dalam memimpin Banten secara adil dan bersih dari korupsi.

​Pada kesempatan yang sama, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026.

Dia bersyukur situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Banten selama perayaan pergantian tahun berjalan kondusif.

​Terkait dengan kondisi cuaca, Gubernur menjelaskan bahwa Pemprov Banten sempat menetapkan status Siaga Bencana sebagai langkah antisipasi, mengingat prakiraan puncak curah hujan tertinggi terjadi pada 30 – 31 Desember 2025. “Alhamdulillah, Tahun Baru 2026 berjalan lancar.” I

Kirim Komentar
Baca Juga:  Kementerian P2MI Peroleh Dukungan Latih Skill Satu Juta Calon PMI di Balai Vokasi Kemnaker