Kementerian Perindustrian (Kemenperin) senantiasa terbuka terhadap berbagai gagasan, inovasi dan kolaborasi yang mendukung terwujudnya kedaulatan industri nasional.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi antara pemeirntah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarkat untuk membangun industri Indonesa yang tangguh, berdaya saing, berkelanjutan, serta menjadi fonfasi utama menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya berkesempatan menghadiri kegiatan Pendidikan Tingkat Lanjut II (PTL II) dan Sekolah Pelopor Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) yang mengusung tema Perkuat Ideologi, Tinggikan Politik dan Perluas Organisasi,” jelasnya.
Tema tersebut, Wamenperin Riza menambahkan, mengandung pesan yang sangat relevan dengan tantangan pembangunan bangsa saat ini bahwa politik kebangsaan harus melahirkan industri.
“Saya mengatakan bahwa tema tersebut mengandung pesan yang sangat relevan dengan tantangan pembangunan bangsa saat ini. Bahkan, kita harus mencetak generasi penggerak industrialisasi Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Wamenperin Riza, kemajuan Indonesia memerlukan fondasi ideologi yang kokoh, arah politik yang berpihak pada kepentingan nasional dan organisasi yang kuat sebagai penggerak perubahan.
“Dalam konteks pembangunan ekonomi, nilai – nilai tersebut perlu diwujudkan melalui kebijakan yang mampu memperkuat kemandirian bangsa, dengan sektor industri sebagai salah satu pilar utamanya,” tuturnya.
Generasi muda, kata Wamenperin Riza haruslah mengawal hilirisasi nasional, sedangkan pemerintah melalui Kemenperin terus mendorong pertumbuhan sektor manufaktur, khususnya pada industri logam dasar, industri kimia dan farmasi,” jelasnya.
Di saat yang sama, dia menambahkan, percepatan program hilirisasi terus dilakukan pada tiga sektor strategis, yaitu berbasis mineral, agro dan kelautan guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
Selain itu, penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terus diakselerasi agar penggunaan produk industri nasional semakin meningkat, terutama dalam proyek-proyek pemerintah.
Menurut Wamenperin Riza, dengan membangun struktur industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, Indonesia sedang memperkuat fondasi ekonomi yang lebih tangguh, berdaya saing dan mampu menghadapi berbagai dinamika ekonomi global.
“Saya berharap Pendidikan Tingkat Lanjut II dan Sekolah Pelopor LMND mampu melahirkan kader – kader yang tidak hanya memiliki keteguhan ideologi dan kematangan politik, tetapi juga wawasan pembangunan yang luas, mampu membaca perubahan ekonomi global dan siap berkontribusi dalam mempercepat industrialisasi nasional. I







