Wakil Gubernur Sumatra Barat (Wagub Sumbar) Vasco Ruseimy meresmikan Nagari Creative Hub (NCH) di Nagari Toboh Gadang Barat, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.
Program ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dalam mendorong transformasi digital dan penguatan ekonomi berbasis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Nagari Toboh Gadang Barat terpilih sebagai salah satu pilot project periode 2025 – 2026, bersama Nagari Sikalang (Sawahlunto) dan Nagari Pangian (Tanah Datar).
Dalam arahannya, Wagub Sumbar menegaskan bahwa NCH bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, melainkan sebuah ekosistem kolaborasi untuk mengintegrasikan teknologi digital dengan potensi lokal.
“Melalui Nagari Creative Hub, kita mendorong Nagari menjadi subjek aktif pembangunan. Digitalisasi adalah kunci untuk membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk unggulan kita di level nasional hingga global,” tuturnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pemanfaatan platform digital, seperti e-commerce dan live streaming harus menjadi instrumen utama bagi masyarakat untuk naik kelas secara ekonomi.
Program NCH ini terwujud berkat sinergi lintas sektoral yang melibatkan Instansi Perbankan, yaitu Bank Indonesia dan Bank Nagari, kemudian Sektor Swasta dari Perumda Tirta Anai, serta dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Kabupaten, serta berbagai stakeholder lainnya.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis yang didampingi Wakil Bupati Rahmad Hidayat menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Toboh Gadang Barat sebagai lokasi NCH.
Meski sempat tertunda akibat bencana pada Desember lalu, dia optimistis program ini akan membawa dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
“Ini adalah peluang emas. Tujuan kita jelas untuk memberdayakan potensi lokal, mempercepat digitalisasi UMKM, dan membawa produk lokal kita bersaing secara nasional dan global,” ujar Bupati.
Wali Nagari Toboh Gadang Barat Eko Febrianto berkomitmen menjadikan NCH sebagai pusat pembinaan generasi muda yang kreatif namun tetap memegang teguh nilai adat dan kearifan lokal.
“Kami ingin peresmian ini menjadi gerakan awal. NCH hadir sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan teknologi tanpa meninggalkan identitas budaya kita,” ungkap Eko.
Acara launching ikut dimeriahkan dengan Penampilan Seni Budaya yang menampilkan sejarah perjuangan masyarakat dalam Peristiwa Perang Sintuk Toboh Gadang tahun 1947 dan berbagai tarian dari generasi muda Togabar, serta Peninjauan langsung produk-produk unggulan karya masyarakat setempat.
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat berharap Nagari Creative Hub Toboh Gadang Barat dapat menjadi role model yang akan direplikasi di nagari – nagari lain di seluruh Sumatra Barat, demi mewujudkan masyarakat yang berdaya, sejahtera dan melek digital. I






