WEBINAR KICK OFF TEKANKAN PERAN PENTING DAN STRATEGIS ASN SE-KOTA BEKASI

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan webinar Kick Off Aparatur Sipil Negara (ASN) Kekinian yang diikuti oleh seluruh ASN Kota Bekasi pada Senin (15/7/2022). (dok. bekasikota.go.id)
Bagikan Artikel

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melaksanakan webinar Kick Off Aparatur Sipil Negara (ASN) Kekinian yang diikuti oleh seluruh ASN Kota Bekasi pada Senin (15/7/2022).

Pelaksanaan webinar Kick Off ASN Kekinian ini juga diikuti oleh Deputi Kebijakan Pengembangan Kompetensi Muhammad Taufiq dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi Karto pada forum Zoom Meeting.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi kegiatan pengembangan kompetensi ASN yang dilaksanakan oleh Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Diketahui bahwa perkembangan era society 5.0 saat ini menjadi tantangan bagi ASN untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan efisien kepada masyarakat.

“Pada era society 5.0, kita dihadapkan pada kondisi terjadinya perubahan skala besar, kesulitan melakukan prediksi secara akurat, kerumitan tantangan akibat berbagi faktor yang sangat komplek dan ambigu,” ujar Tri.

Plt Wali Kota menjelaskan, peran penting dan strategis pada ASN yang sangat mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“ASN memang di harapkan harus mempunyai skill yang memumpuni dan dapat bertransformasi sebagai birokrasi yang lincah, responsif dan adaptif dengan perkembangan teknologi Informasi serta memiliki kemampuan melayani sepenuh hati,” jelasnya.

Untuk itu, Tri menambahkan, ASN harus memang bisa mempunyai skill yang lebih dalam berkerja, keterampilan maupun kreatifitas dibidang apa saja bisa berkaitan dalam satu bidang yang akan membentuk suatu inovasi terbaik.

Jadi, lanjutnya, memang saat ini sudah melangkah lebih untuk menampilkan kualitas di dalam birokarsi yang sudah harus lincah juga respon.

“Dalam meningkatkan profesionalisme ASN selain memiliki kompetensi hard skill juga diperlukan kompetensi soft skill,” ungkap Tri.

ASN yang memiliki soft skill yang tinggi akan mempunyai daya saing yang tinggi. Soft skill sebagai bagian dari human capital invesment itu penting, karena skill yang tidak bisa dikuasai oleh robot adalah soft skill.

“Jadi, pada saat ini soft skill menjadi unsur penting dalam kompetensi manajerial, ASN harus mampu berpikir kritis, kreatif, memiliki keterampilan koordinasi, kecerdasan emosional, dan mampu berkerja sama dan berkolaborasi, serta mempunyai inovasi yang bisa memberikan manfaat untuk warga masyarakat Kota Bekasi,” tutur Tri. I

Kirim Komentar

Bagikan Artikel