Gubernur Andra Soni mempromosikan Provinsi Banten sebagai daerah tujuan investasi kepada para pengusaha dan alumni perguruan tinggi ternama Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB).
Kepada mereka, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dikenalkan sebagai daerah strategis dengan keunggulan infrastruktur dan konektivitas.
“Provinsi Banten sangat strategis sebagai gerbang utama Jakarta dan jalur pelayaran internasional,” jelas Gubernur Andra pada Gala Dinner Forge Ahead in Indonesia Co-building Golden Age di Hotel Fairmont, Jakarta.
Gala dinner diadakan Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) Alumni Association of Indonesia. “Jumlah penduduk Provinsi Banten mencapai 13 juta jiwa.”
Provinsi Banten memiliki keunggulan infrastruktur dan konektivitas untuk mendukung kelancaran logistik.
Selain itu, didukung oleh jaringan jalan tol, pelabuhan dan kawasan industri yang terus berkembang, termasuk menjadi salah satu provinsi untuk program hilirisasi Presiden Prabowo Subianto.
“Sebagai Gubernur, saya membuka diri, membuka peluang dan siap memfasilitasi para investor untuk bermitra dengan pengusaha Banten,” tegasnya.
Saat ini, Provinsi Banten juga menjadi sentra industri baja dan petrokimia. Pemprov Banten juga mendorong industri masa depan, seperti kendaraan listrik dan industri hijau.
“Kami terus berupaya menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman,” tegas Gubernur Andra.
Sebagai informasi, Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) merupakan sekolah bisnis terkemuka yang didirikan di Beijing, Tiongkok.
Saat ini, lebih dari 100 alumni CKGSB yang berkiprah di Indonesia. I






