Dimulai 12 Rute Penerbangan Perintis di Wilayah Kerja Dabo – Singkep

Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo, yang berada di Kabupaten Lingga Propinsi Kepulauan Riau, selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Perintis Singkep telah menandatangani Kontrak Penerbangan Perintis Penumpang dengan PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air) untuk kegiatan Program Angkutan Udara Perintis Penumpang sebanyak 12 rute.

“Pelaksanaan penerbangan perdana telah dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2024, guna melayani kebutuhan penerbangan masyarakat sekitar Provinsi Kepulauan Riau, Jambi dan Provinsi Riau,” ujar Kepala UPBU Dabo di Singkep Wachyu Setiawan pada Sabtu (27/1/2024).

Sebagaimana diketahui, transportasi udara merupakan salah satu sektor transportasi dengan memiliki karakteristik khusus berupa keunggulan kecepatan dibandingkan moda transportasi lainnya.

Untuk itu, perlu dikembangkan potensi dan perannya terhadap perekonomian nasional, mengingat perannya dalam kegiatan distribusi barang dan jasa, serta pergerakan manusia.

Ketersediaan infrastruktur  moda transportasi udara perlu disediakan oleh pemerintah sebagai upaya untuk mendorong pemerataan dan percepatan pembangunan, serta pelayanan kebutuhan transportasi masyarakat.

Wachyu menyampaikan bahwa 12 rute penerbangan akan dilayani oleh pesawat Grand Caravan (C208B) berkapasitas 12 seat yang akan melaksanakan 3.099 jam penerbangan perintis.

Adapun 12 rute penerbangan adalah sebagai berikut :

  1. Dabo Singkep – Tanjungpinang (PP) : 2x seminggu
  2. Dabo Singkep – Jambi (PP) : 2x seminggu
  3. ⁠Dabo Singkep – Karimun (PP) : 2x seminggu
  4. Dabo Singkep – Batam (PP) : 3x seminggu
  5. Dabo Singkep – Pekanbaru (PP) : 3x seminggu
  6. Karimun – Pekanbaru (PP) : 3x seminggu
  7. Tanjungpinang – Tambelan (PP) : 2x seminggu
  8. Tanjungpinang – Letung (PP) : 2x seminggu
  9. Batam – Pasir Pangaraian (PP) : 2x seminggu
  10. Batam – Rengat (PP) : 2x seminggu
  11. Jambi – Kerinci (PP) : 2x seminggu
  12. Letung – Natuna (PP) : 1x seminggu
Baca Juga:  Angkutan Barang Perintis 2024 Subsidinya Naik Hingga 46%

”Kami berharap pada tahun 2024, pelayanan penerbangan perintis yang dikelola oleh Kantor UPBU Dabo dapat mencapai tingkat okupansi penumpang di angka 92%, dibandingkan okupansi tahun 2023 tahun 2023 sekitar 89%,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni ditempat terpisah menjelaskan, Program Angkutan Udara Perintis Penumpang Tahun 2024 di Kantor UPBU Kelas III Dabo merupakan wujud nyata peran pemerintah untuk menghubungkan daerah yang masih belum dilayani oleh penerbangan komersial karena faktor yang belum menguntungkan secara bisnis bagi pelaku Badan Usaha Angkutan Udara Niaga.

“Secara komersial daerah ini belum dilayani, sedangkan di satu sisi ada beberapa daerah yang membutuhkan adanya alat transportasi cepat dan terinterkoneksi dengan moda transportasi lainnya. Peran penting kita ada disini, hadir menciptakan konektivitas tersebut,” ungkapnya.

Dirjen Kristi berharap, bagi masyarakat yang daerahnya terdapat rute-rute penerbangan perintis agar dapat memanfaatkan secara maksimal.

”Kedepannya rute perintis ini diharapkan dapat menarik minat operator pesawat komersial untuk membuka penerbangan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Kristi, perlu peran tokoh masyarakat dan para penggiat media sosial membantu glorifikasi terkait informasi penerbangan angkutan udara perintis yang berada di tiga provinsi ini. I

Kirim Komentar