Kemenparekraf Dorong Fesyen Jadi Produk Unggulan di Pamekasan

Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (kanan) dan produk fesyen dari Pemekasan, Madura, Jawa Timur. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong subsektor ekonomi kreatif fesyen menjadi unggulan yang mampu membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, tujuan dari pelaksanaan workshop ini adalah untuk meningkatkan inovasi, kreativitas dan jiwa kewirausaahaan para pelaku ekonomi kreatif.

“Saya bahagia, karena dalam tiga bulan terakhir saya sudah dua kali ke Pamekasan yang terakhir dalam acara Pamekasan Fashion  Week. Kita memulai proses, yang akan menjadikan Kabupaten Pamekasan sebagai Kabupaten Kreatif,” ujarnya pada Workshop “Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia” di Kantor Bupati Pamekasan, Selasa (24/3/2022).

Selain melalui kegiatan Workshop KaTa, Sandiaga berharap juga dapat dilakukan kegiatan Uji Petik PMK3I agar para stakeholders parekraf yang ada di Pamekasan dapat memilih satu dari 17 subsektor unggulan dan sepertinya fesyen yang sedang leading.

Oleh karena itu, dia menambahkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, untuk menumbuhkan ekosistem yang mampu membangkitkan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan responsif terhadap kemajuan teknologi.

“Saya terinspirasi ada program WUB (Wira-Usaha Baru). Oleh karena itu, kami berharap langkah-langkah kedepan kita lebih bisa bersinergi. Para WUB sasarannya naik kelas, setelah mereka membuka usaha, tantangan berikutnya adalah meningkatkan skalanya,” katanya.

Sandiaga menilai dari sinilah kolaborasi dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat, kita harapkan akan ada program pelatihan dan pendampingan sehingga WUB ini suatu saat memiliki kualitas yang Go Nasional dan Go Internasional.

Selain itu, sebagai bagian untuk mendukung para pelaku UMKM di subsektor fesyen membuka endorsement bagi para pelaku fesyen yang ingin produknya dipromosikan di media sosial resmi Kemenparekraf.

“Setiap Selasa, kami open endorsement untuk memfasilitasi produk ekonomi kreatif, khususnya di bidang fesyen yang akan dipakai menjadi seragam di hari Selasa. Kita promosikan di own media milik Kemenparekraf yang juga akan membawa karya-karya fesyen terbaik Pamekasan untuk perhelatan G20,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengapresiasi kinerja Menparekraf Sandiaga Uno yang bekerja extraordinary mendorong ekonomi kreatif di Kabupaten Pamekasan dan besar harapannya inspirasi ini bisa mendorong, tumbuh kembangnya ekonomi kreatif di Pamekasan.

“Kami pemerintah daerah mendorong anak-anak muda untuk kreatif dan kolaboratif. Dengan program WUB kita bantu alat, kita bantu modal pinjaman dengan bunga nol persen,” ungkapnya. I


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here