PENUMPANG PESAWAT DI SELURUH DUNIA TAHUN 2023 TEMBUS 8,6 MILIAR ORANG

Dewan Bandara Internasional atau Airports Council International (ACI) menyebut volume penumpang pesawat secara global pada tahun 2023 menembus angka 8,6 miliar penumpang. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19 tahun 2019 yang mencapai 9,2 miliar penumpang atau 94,2 persen.

Selain itu, jumlah penumpang sepanjang tahun 2023 tersebut juga meleset dari proyeksi semula yang diperkirakan mencapai 10,5 miliar penumpang.

Meski demikian, ACI memprediksi industri penerbangan global akan pulih sepenuhnya mulai tahun 2024. Perjalanan udara global akan hampir kembali ke tingkat sebelum pandemi pada akhir tahun 2023, dan semua wilayah diperkirakan akan mencapai tonggak sejarah ini pada tahun 2024.

Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak global pada industri penerbangan, karena permintaan menurun ke tingkat yang tidak pernah terjadi sebelumnya ketika perbatasan ditutup.

Industri ini perlahan-lahan pulih selama tiga tahun terakhir, dengan beberapa negara mengalami pemulihan yang lebih cepat dan kembali ke mode pertumbuhan seperti Meksiko dan Kolombia. Negara-negara lain seperti China masih jauh di bawah tingkat lalu lintas sebelum pandemi.

Dewan Bandara Internasional yang beranggotakan 1.925 bandara di 171 negara itu meyakini tahun 2024 akan menjadi tahun saat industri penerbangan dan bandara akhirnya pulih dari pandemi.

“Tahun 2024 diharapkan menjadi tonggak sejarah pemulihan lalu lintas penumpang global karena mencapai 9,4 miliar penumpang, melampaui tahun 2019 (sebelum pandemi) yang berjumlah 9,2 miliar penumpang,” ujar Direktur Jenderal ACI Luis Felipe de Oliveira, dikutip dari laman resmi ACI pada Rabu (27/9/2023).

Faktor positifnya termasuk pembukaan kembali jalur penerbangan ke China dan lonjakan perjalanan domestik, gangguan rantai pasokan berangsur-angsur mereda, dan inflasi melambat.

Oliveira menambahkan bahwa industri penerbangan adalah pendorong utama pertumbuhan, lapangan kerja, dan kesejahteraan, menyediakan lapangan kerja, manfaat sosial, dan pembangunan ekonomi bagi masyarakat di seluruh dunia.

Baca Juga:  Ketua MPR Bambang Soesatyo P : Energi Positif di Tengah Wabah Covid-19

“Sektor ini tetap menjadi kekuatan dalam pemulihan ekonomi global, menjembatani hubungan antara masyarakat, budaya, dan perekonomian,” tuturnya. I

Kirim Komentar