PEREMPUAN BERPERAN PENTING DALAM KEMBANGKAN SEKTOR PAREKRAF TANAH AIR

Salah satu pelaku wirausaha yang memasarkan produk Usaha Mikro, Menengah dan Kecil (UMKM). (dok. kemenparekraf.go.id)
Bagikan Artikel

Sampai dengan saat ini, perempuan mengambil peranan penting dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia.

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani menyatakan, perempuan bukan sekadar pelengkap melainkan sebagai kontributor penting dalam pengembangan destinasi pariwisata itu sendiri.

“Perempuan juga telah berpartisipasi dalam pembangunan di sektor pariwisata dalam meningkatkan efektivitas pembangunan demi mewujudkan pembangunan yang adil dan merata,” ujarnya dalam sambutannya secara daring dalam webinar Sosok Perempuan Inspiratif di Destinasi Pariwisata Indonesia yang bertajuk Perempuan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif tahun 2023 di Kampus Poltekpar Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/1/2023).

Bahkan, lanjut Giri,  di destinasi-destinasi pariwisata sering kita temui komposisi perempuan dan laki-laki yang berkontribusi ada yang lebih banyak kontribusi perempuan dalam pembangunan sektor parekraf,” katanya.

Oleh karena itu, Giri berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri kaum perempuan dan menyuarakan pentingnya kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Jadi, kita tidak hanya menyuarakan tapi kita juga berpartisipasi di bidang yang merupakan keahlian masing-masing. Bukan sekadar perempuan yang pandai membaca, namun juga memberikan inspirasi dan berliterasi demi kemajuan negeri,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Makassar, M. Arifin mengungkapkan, sektor parekraf saat ini menjadi sektor unggulan yang tengah dikembangkan potensinya secara maksimal.

Pengembangannya, di menambahkan,  berkaitan sangat erat dengan keterlibatan perempuan dalam pembangunan potensi sektor parekraf.

“Contoh nyatanya di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ada beberapa pejabat eselon I yang dijabat oleh kaum perempuan,” ungkap Arifin.

Webinar ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Kemenparekraf/Baparekraf Faisal.

Acara ini juga diisi dengan sesi diskusi dengan sejumlah tokoh perempuan inspiratif di destinasi wisata dan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. I

Kirim Komentar

Bagikan Artikel