SAKARIYAS BUPATI KATINGAN: TUKANG SAPU JADI BUPATI

Bupati Katingan Sakariyas (kanan) bersama Kabandara Tumbang Samba Huntal Purba. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Dialah bupati yang mendukung penuh keberadaan bandar udara di daerahnya. Bahkan, dia pula yang sangat berharap Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah maju dan berkembang, baik perekonomiannya, juga masyarakatnya.

Bagi Sakariyas, untuk menjadi Bupati Katingan dengan masa bakti 2018-2023 ini tidaklah mudah, karena harus melalui jalan hidup yang cukup berliku.

Anak pertama dari 12 bersaudara ini saat masih berstatus siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) pernah bekerja sebagai tukang sapu jalan di Kota Palangka Raya.

Usai lulus SMA, dia melamar kerja di Hotel Dandang Tingang, langsung diterima dan bekerja selama beberapa tahun. Dia pernah mendaftar bekerja di Bank Pembangunan Daerah Kalteng (Bank Kalteng), dan ditugaskan di Palangka Raya.

Setahun kemudian, Sakariyas ditugaskan ke Cabang Pembantu Sampit, Kotawaringin Timur. Enam tahun kemudian, dia dimutasi sebagai pimpinan Bank Kalteng Capem Kasongan, 2009-2013.

Pada 2013 itulah, bersama H. Ahmad Yantenglie, Sakariyas mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati. Mereka berdua terpilih dan dilantik sejak 2013.

Setelah sekitar tiga setengah tahun, Sakariyas diangkat melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Katingan sebagai bupati pada 24 Juli 2018.

Kabupaten Katingan merupakan salah satu dari 14 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah yang memiliki banyak potensi, salah satunya di bidang pertanian.

Seperti, persawahan yang dapat menghasilkan padi menjadi komoditas paling dominan dengan presentase sekitar 65,49% berdasarkan data tahun 2015, kemudian tanaman hortikultura berupa cabe, kacang panjang, buncis, ketimun, tomat, bayam, dan kangkung.

Menurut pria kelahiran Oktober 1960 ini, sektor perkebunan juga dominan di Katingan, seperti produksi karet, kelapa sawit, kopi, dan kelapa buah.

Kesemua potensi tersebut, lanjutnya, akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat, apalagi jika ditunjang dengan fasilitas yang memadai bagi distribusi produk lokal tersebut.

Untuk sektor pariwisata, Sakariyas menilai wilayah Katingan memiliki objek wisata alam dan budaya yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Sebelah Utara terbentang Pegunungan Muller Schwanner yang merupakah salah satu vegetasi hutan hujan tropis tertua di dunia, serta sebelah Selatan terdapat tanaman gambut dan pesisir yang memiliki ekosistem mangrove.

Kabupaten Katingan juga memiliki dua taman nasional, yakni Taman Nasional Baka Bukit Raya dan Taman Nasional Sebangau, serta Kebun Raya Katingan, disamping ada juga wisata arum jeram, air terjun, wisata air panas Sepan Apui, dan beberapa danau yang indah, serta wisata budaya yang terjaga keasrian dan keasliannya. I


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here