Wako Fadly Amran Paparkan Call Center 112 di Rakor Smart City

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) terus memacu percepatan transformasi digital melalui penguatan ekosistem Smart City.

Hal ini ditegaskan dalam Sosialisasi dan Rapat Koordinasi (Rakor) bertema Penguatan Smart City Melalui Aktivasi Call 112: Data Tepat, Bantuan Cepat, Daerah Hebat yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sumbar.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumbar ini menghadirkan Wali Kota Padang Fadly Amran, sebagai narasumber utama untuk berbagi keberhasilan implementasi layanan darurat terintegrasi.

​Dalam paparannya, dia menegaskan bahwa Call Center 112 bukan sekadar kanal pengaduan biasa, melainkan tulang punggung (backbone) dari sistem respons darurat di Kota Padang. Layanan ini merupakan bagian inti dari Program Unggulan (Progul) Padang Sigap.

​”Call Center 112 menjadi kanal utama yang memfasilitasi berbagai saluran laporan lainnya. Tujuannya agar tidak ada laporan masyarakat yang tidak tersampaikan atau tidak terjawab,” ujar Fadly.

Dia menambahkan bahwa kunci keberhasilan layanan ini terletak pada tiga pilar utama, seperti infrastruktur digital, yakni enggunaan media teknologi dan aplikasi yang mampu mengintegrasikan data aduan.

Kesiapan SDM, yakni kedisiplinan operator dalam mengelola informasi dan sinergi lintas sektor melalui kerja sama harmonis antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran hingga unsur TNI – Polri.

​Meski telah berjalan efektif, Fadly mengungkapkan bahwa tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana data aduan masyarakat dapat dikonversi menjadi kebijakan nyata.

Dia berkomitmen agar setiap keluhan, seperti kerusakan drainase, langsung dikoneksikan dengan sistem penganggaran kota atau Musrenbang.

​”Jangan sampai masyarakat mengadu, tapi dua atau tiga tahun kemudian tidak ada tindakan. Ini menjadi PR bagi Pemerintah Kota. Kesuksesan bukan hanya saat aduan diterima, tapi sampai aduan tersebut tuntas dikerjakan,” tuturnya.

Baca Juga:  OIKN dan Tujuh Perusahaan AS Kerja Sama Kembangkan Konsep Command Center

​Sementara itu, Plh Kepala Diskominfotik Provinsi Sumbar Eko Faisal berharap seluruh kabupaten dan kota di Sumatra Barat dapat segera mengadopsi dan mengoptimalkan layanan serupa.

​“Penguatan smart city harus dimulai dari layanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Integrasi Call 112 adalah langkah strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan secara cepat dan tepat,” ungkap Eko.

​Melalui Rakor ini, Pemprov Sumbar menargetkan adanya keseragaman sistem layanan darurat di seluruh wilayah Sumatra Barat, guna menciptakan pelayanan publik yang lebih responsif dan transparan berbasis data yang akurat. I

 

 

Kirim Komentar