Kota Padang meraih Sertifikat Adipura pada tahun ini. Tidak itu saja, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan Kota Padang sebagai kota nomor delapan terbersih se-Indonesia.
Raihan prestasi ini patut diacungi jempol, bahkan Wali Kota (Wako) Padang Fadly Amran memuji kinerja Pasukan Oranye (petugas kebersihan) yang sudah optimal dalam bekerja.
Tidak saja, kepada Pasukan Oranye, pujian juga disematkan kepada tim TRC, hingga jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH)dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga estetika kota.
”Terima kasih kepada seluruh tim yang setiap hari bekerja sejak subuh membuat Kota Padang menjadi bersih dan kinclong,” ujar Fadly saat berbuka bersama seluruh tim lapangan di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center.
Meski meraih prestasi membanggakan, Wako mengingatkan bahwa perjalanan menuju kota terbersih nomor satu masih memiliki tantangan besar, terutama pada rasio pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Kondisi saat ini sekitar 70% sampah masih berakhir di TPA, sedangkan target ideal hanya 30% hingga 35% sampah yang masuk ke TPA melalui penguatan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
”Ini menjadi PR kita semua. Sampah seharusnya sudah dipilah sejak dari rumah tangga. Kita akan terus galakkan program Padang Rancak, termasuk lomba kebersihan antar RT/RW yang fokus pada pemilahan sampah di tingkat lingkungan,” jelas Wako. I
