empat pemakaman korban tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004
Bagikan Artikel

Sedikitnya 128 buyer dari 18 provinsi di Indonesia dan 50 seller dari Provinsi Aceh meramaikan Aceh Travel Mart (ATM) 2.0 di Hermes Palace Hotel Banda Aceh pada 22-25 Maret 2021.

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar kegiatan tersebut sebagai upaya mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Aceh.

Kegiatan ATM 2.0 ini bersamaan dengan launching Calender of Event Aceh (CoE Aceh) 2021 yang menandai kegiatan sektor pariwisata di provinsi ini di saat masih dalam era pandemi Covid-19.

ATM yang akan menjadi kalender dua tahunan pertemuan pelaku-pelaku pariwiwata di Aceh ini akan mengusung tema “Aceh, The Quantum Energy of Indonesia Tourism”.

Penyelenggaraan ATM 2.0 memiliki makna dan filosofi tersendiri, karena Provinsi Aceh yang mengusung syariat Islam memiliki ragam potensi untuk menjadi energi pariwisata Indonesia melalui pengemasan yang unik dan menarik, yang pengembangan pariwisatanya tidak bisa disamakan dengan daerah lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Jamaluddin menyatakan, kegiatan launching CoE Aceh 2021 dan ATM 2.0 diharapkan menjadi pencerahan dalam membangun semangat, kreativitas, dan inovasi pelaku industri pariwisata Aceh.

“Kegiatan ini akan digelar secara hybrid, perpaduan antara daring dan during (offline dan online) dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan yang berbasis CHSE atau kesehatan, kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Protokol kesehatan berbasis CHSE adalah Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), dan Environment (ramah lingkungan). CHSE mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia sejak September 2020.

Protokol kesehatan juga menjadi perhatian utama selama kegiatan tersebut melalui pendekatan 3M, yaitu Memakal Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak dengan melibatkan Tim Keamanan.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan tenaga medis yang dilengkapi dengan peralatan protokol kesehatan lainnya digelar berbasis localize, personalize. customize, dan smaller in size. I


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here