I Gusti Agung Ayu Mas Oka: Mengajar Adalah Kebahagiaan

I Gusti Agung Ayu Mas Oka
I Gusti Agung Ayu Mas Oka
Bagikan Artikel

Menjadi seorang pendidik yang handal dan profesional tentu membutuhkan proses dan waktu yang panjang, untuk mampu mengajar dengan baik kepada para taruna dan taruni. Demikian juga yang dilakukan I Gusti Agung Ayu Mas Oka, Direktur Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang.

Setiap hari, wanita kelahiran 1978 ini bergelut dengan masalah pendidikan para taruna-taruni yang jumlahnya ratusan orang setiap masuk tahun ajaran baru.

Bahkan, dia menekuni karirnya sebagai tenaga pendidik dengan sharing knowledge kepada para taruna-taruninya, mulai dari saat masih kuliah di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug yang sekarang menjadi Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC), hingga menjadi dosen sampai menjadi seorang Direktur Poltekbang Palembang.

Ilmu pengetahuannya mengenai penerbangan sudah tidak diragukan lagi, karena Ayu banyak mengikuti kursus maupun pelatihan, di dalam maupun luar negeri, sehingga kemampuannya memahami semua hal tentang ilmu penerbangan sudah optimal.

Statusnya meski sebagai Direktur, tetap membuat perempuan kelahiran Badung, Bali ini memberikan ilmunya dalam ruangan kuliah sebagai dosen yang inspiratif.

Pekerjaannya sebagai dosen justru membuatnya bahagia, karena bukan hanya menjadi keseharian, melainkan seperti mendarah daging.

Sebagai dosen wanita yang juga mengelola sekolah bagi para taruna, unsur keibuan dalam proses belajar mengajar selalu menyertai, meski ketegasan sebagai seorang pemimpin tetap dibutuhkan, mengingat anak didik yang harus dilindunginya jumlahnya relatif banyak, beserta para dosen dan karyawan lainnya.

Kondisi pandemi Covid-19 saat ini cukup merepotkan dalam proses belajar mengajar, meski hampir semua kegiatan dilakukan dalam sistem daring (online).

Tentunya dalam proses tersebut selalu dilakukan evaluasi dan perbaikan, mengingat kebiasaan baru mematuhi protokol kesehatan sudah menjadi bagian dari disiplin bersosialisasi di Poltekbang Palembang.

Mengingat seluruh kegiatan sudah menggunakan protokol kesehatan yang ketat, maka seluruh sivitas akademika Poltekbang Palembang harus mematuhinya tanpa terkecuali. Disinilah peran dosen harus menonjol untuk ikut serta membimbing para taruna-taruninya. I


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here