KASUS CORONA VARIAN OMICRON TAMBAH JADI TIGA ORANG

Juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan ada dua pasien tambahan terkonfirmasi positif Corona varian Omicron. Jadi, total ada tiga kasus konfirmasi varian Omicron di Indonesia.

Menurut Juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi, dua pasien tersebut merupakan hasil pemeriksaan sampel dari lima kasus probable Omicron yang baru kembali dari luar negeri.

“Kedua pasien terkonfirmasi terbaru adalah IKWJ, 42 tahun, laki-laki, perjalanan dari Amerika Selatan dan M, 50 tahun, laki-laki, perjalanan dari Inggris. Saat ini keduanya sedang menjalani karantina di Wisma Atlet,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan kasus pertama varian Omicron di Indonesia setelah pada Rabu (15/12/2021) mendeteksi ada seorang pasien inisal N terkonfirmasi (varian) Omicron.

Dia menyatakan, data pasien tersebut sudah dikonfirmasikan ke Global Initiative on Sharing ALL Influenza Data (GISAID) dan sudah dikonfirmasikan kembali oleh GISAID bahwa memang laporan ini adalah varian Omicron.

Pasien Omicron pertama itu terkonfirmasi merupakan pekerja pembersih di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Temuan dua pasien tambahan Omicron ini merupakan hasil pemeriksaan khusus SGTF yang dilakukan oleh Badan Litbang Kesehatan pada 14 dan 15 Desember lalu.

Kedua pasien terbaru terkonfirmasi Omicron setelah menjalani karantina wajib 10 hari sekembalinya dari luar negeri.

Nadia meminta masyarakat tetap waspada dan tidak bepergian ke luar negeri dan mengingatkan penyebaran Omicron sangat cepat.

“Indonesia adalah salah satu negara paling aman dari Covid-19. Jika kita ke luar negeri, kita akan keluar dari zona aman menuju zona berbahaya,” ungkapnya.

Bahkan, Nadia menambahkan, jika kembali nanti berpotensi membawa Omicron ke Indonesia dan pastinya akan merusak situasi yang sudah kondusif ini.

Dia menyebut kasus Covid-19 di beberapa negara Eropa, Afrika, dan Amerika saat ini sedang melonjak tajam, karena menyebarnya varian Omicron yang memiliki daya tular lima kali lipat dari varian Delta.

Varian Delta pernah membuat Indonesia mencatat rekor tertinggi penularan Covid-19 pada Mei dan Juni hingga membuat fasilitas kesehatan penuh. I

 

Kirim Komentar

Bagikan Artikel