KEMENPAREKRAF DORONG UMKM MANFAATKAN AJANG MOTOGP MANDALIKA 2022

Kemenparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat Launching Langgaq Kreatif Lombok dan Peluncuran e-Catalog Produk UMKM Binaan Gemawira NTB, Sabtu (19/2/2022). (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong pelaku Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) untuk memanfaatkan peluang perhelatan MotoGP Mandalika 2022.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, perhelatan MotoGP Mandalika 2022 harus memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi para pelaku UMKM lokal.

Sebab, lanjutnya, UMKM membuka 97% lapangan kerja dan menggerakkan hampir 65% dari ekonomi Indonesia.

Berdasarkan data Focus Economic Outlook 2020, ekonomi kreatif menyumbang lebih dari Rp1.100 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di tahun 2020.

“Kita ingin produk ekonomi kreatif lokal bisa tampil di MotoGP, kita mau semua UMKM tersentuh dengan hadirnya MotoGP di Mandalika pada 18-20 Maret 2022. Jadi, harapannya kita bisa menggerakkan dan memberdayakan UMKM,” ujarnya saat Launching Langgaq Kreatif Lombok dan Peluncuran e-Catalog Produk UMKM Binaan Gemawira NTB, Sabtu (19/2/2022).

Sandiaga menuturkan, Gemawira sebagai komunitas independen yang berdiri sendiri, dan tidak dibawahi oleh organisasi manapun, bisa menjadi mitra Kemenparekraf/Baparekraf dan pemerintah daerah setempat dalam memberdayakan UMKM lokal, memberikan pelatihan, dan peningkatan kompetensi.

“Kita juga ada program stimulus Bangga Buatan Indonesia. Mari sama-sama kita manfaatkan program pemerintah, karena sudah dua tahun UMKM sepi. Kita harus pastikan MotoGP ini membawa optimisme kebangkitan, dan kita terus rawat momentum dari kepulihan ekonomi kita,” tuturnya.

Sandiaga juga mengingatkan kepada pelaku UMKM untuk tidak menaikkan harga produk berlipat ganda. Lebih baik untung sedikit, dia menambahkan, tapi memberikan dampak keberlanjutan terhadap usaha mereka, dibandingkan dengan mematok harga tinggi, tapi hanya untung sekali.

“Biasanya kalau sudah perhelatan itu ada yang langsung mengambil kesempatan dalam kesempitan, ini tidak akan memanjang. Karena menurut saya yang terpenting adalah silaturahim, karena akan memberikan panjang umur dan limpahan rejeki,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Gemawira NTB Nauvar Furqon Farinduan, optimistis perhelatan MotoGP akan memberikan manfaat bagi UMKM di NTB.

Dia yakin bahwa kualitas dari produk-produk yang dihasilkan para pengrajinnya mampu go nasional bahkan internasional.

“Tentu harapannya, mudah-mudah produk UMKM kita ini, baik dari kuliner, kriya, dan lainnya turut serta bisa masuk di dalam ruang penyelenggaraan event MotoGP Mandalika 2022,” jelasnya. I

 

Kirim Komentar

Bagikan Artikel