PENGARAHAN KHUSUS UNTUK ASN PESERTA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS DARI PLT WALI KOTA BEKASI

Bertempat di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Cipageran, Kota Cimahi, Plt Wali Kota Bekasi memberikan pengarahan kepada 46 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi yang sedang menjalani Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II, Jumat (31/3/2023).

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi Nadih Arifin, Kabid Diklat Yanti dan 46 ASN.

PKP berkenaan dengan Manajemen Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan skill atau kemampuan para peserta dalam rangka memenuhi kompetensi kepemimpinan melayani.

Kompetensi itu adalah Kompetensi Manajerial peserta untuk menjamin terlaksananya akuntabilitas Jabatan Pengawas guna mengendalikan kegiatan pelaksanaan pelayanan publik yang dilakukan oleh Pejabat Pelaksana.

Guna mencapai kompetensi tersebut, PKP dilaksnakan melalui empat agenda pembelajaran, yang meliputi Agenda kepemimpinan Pancasila dan bela negara, Agenda kepemimpinan pelayanan, Agenda pengendalian pekerjaan dan Agenda aktualisasi kepemimpinan.

Dalam pengarahannya, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan pesan membangun dan setelah pelatihan diharapkan para peserta dapat menunjukkan performa lebih baik lagi.

“ASN adalah pelayan masyarakat yang harus professional dan berintegritas tinggi dalam bekerja. Melalui PKP yang sedang dijalani sekarang ini agar ketika kembali ke instansi masing-masing terapkan segala ilmu yang telah didapatkan dan dipraktikan,” katanya.

Tri Adhianto meminta untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara benar demi mencapai sasaran pelayanan yang prima terhadap masyarakat, dan harus mampu untuk mengatur, mengkoordinasi, dan menggerakkan sistim kerja yang kredibel untuk kemajuan Kota Bekasi.

Terakhir, Plt Wali Kota Bekasi juga mengingatkan kepada peserta untuk jaga kesehatan dan tetap semangat menjalani pelatihan walaupun sedang menjalani ibadah puasa.

Baca Juga:  KOTA SORONG DAN KAIMANA DIGUNCANG GEMPA BERMAGNITUDO 5,5 DAN 4,6

“Jangan jadikan puasa sebagai penghalang untuk tidak semangat dan lemas saat menjalani pelatihan. Jadikan hal iti sebagai motivasi raih pahala lebih banyak di bulan Ramadan, karena menjalani pelatihan adalah salah satu syarat sebagai ASN, serta jangan lupa untuk tetap jaga kesehatan,” jelasnya.

Tentunya Tri Adhianto berharap atas pembekalan kepemimpinan yang diberikan kepada Aparatur dapat meningkatkan kompetensi ASN, yang berimplikasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. I

Kirim Komentar