PLT WALI KOTA APRESIASI FORUM ANAK DI KOTA BEKASI

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Bunda Forum Anak Wiwiek Hargono menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bekasi 2022. (dok. bekasikota.go.id)
Bagikan Artikel

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Bunda Forum Anak Wiwiek Hargono menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bekasi 2022 yang berlangsung di Area Car Free Day Gate Timur Stadion Patriot, Kota Bekasi.

Pada tahun ini, peringatan Hari Anak mengusung tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makbullah, Kepala Dinas Pendidikan Inayatullah, Kepala Dinas Kesehatan Tanti Rohilawati, Bunda Forum Anak Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto beserta OPD terkait.

Menurut Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, pemerintah Kota Bekasi melalui DP3A untuk secara komitmen dan konsisten dalam pemenuhan hak-hak anak serta memberikan perlindungan kepada anak.

Hari Anak Nasional, dia menambahkan, merupakan peringatan untuk menjaga keselamatan, menjaga masa depan anak dan melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Hari Anak Nasional ini bukan sekedar seremoni, tapi merupakan bentuk dari komitmen semua pihak untuk berkolaborasi dalam pemenuhan hak-hak anak,” ujarnya.

Hak-hak tersebut di antaranya memberikan perlindungan, kesehatan, pendidikan, memberikan ruang berkreasi, pemenuhan sarana RTH bagi anak-anak kita, serta membentuk karakter yang memiliki nilai luhur Pancasila, dan berbudaya, seperti yang diamanatkan oleh undang-undang.

Saat ini, Tri menjelaskan, melalui Dinas Pendidikan telah menjalankan program Merdeka Belajar merupakan kurikulum yang mengoptimalkan kompetensi, bakat dan minat anak- anak untuk belajar secara mendalam.

“Tentunya jenis kurikulum ini menekankan pada penguasaan materi dengan memberikan konten, sehingga anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, melainkan juga bisa mendalami materi pelajaran saat di rumah dan dimana saja,” jelasnya.

Pola pembelajaran ini, merupakan metode pembelajaran yang menyenangkan, sesuai dengan minat dan kebutuhan.

Menyenangkan ini merupakan titik tekan dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk mengasah kemampuan anak-anak untuk lebih berinovasi, berkreativitas dan memiliki daya untuk lebih berkreasi dalam menggapai prestasi.

Tri meminta semua pihak agar mampu menjangkau anak-anak dengan kasih sayang sehingga kelak mereka membawa suasana kedamaian. Selain itu, Tri sangat berharap kepada seluruh stakeholder menganggap anak-anak lain sebagai anak kandung dan dinas dapat berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk memberikan perlindungan sehingga dapat menyelamatkan peradaban bangsa.

“Anak-anak kita yang masih jauh dari kondisi yang layak, kita sering temui anak-anak kita yang berada dijalan, butuh kasih sayang dan sentuhan khusus dari kita, karena merekalah penerus kita, tidak boleh ada ruang yang membedakan,” tuturnya.

Bahkan, lanjut Tri, perlakukan mereka seperti anak kandung kita,diharapkan dinas dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan  perlindungan.

Jadi, dia menyatakan kedepannya bisa menyelamatkan masa depan peradaban bangsa. “Kemauan kuat dari hati dan niat tulus membuat terasa ringan dan jalani ini semata-mata ini adalah ibadah kita dan bentuk tanggung jawab kita kepada Allah SWT.”

Peringatan Hari Anak yang digelar secara meriah, tidak terlepas dari peran dan Foraksi (Forum Anak Kota Bekasi) dan PPID DP3A.

Selain itu, juga menampilkan berbagai kesenian dan unjuk bakat anak-anak, ditambah dengan pemberian penghargaan oleh Bunda Forum Anak Wiwiek Hargono Tri Adhianto kepada para juara lomba hari anak. I

 


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here